Cahyono Tri Birowo Tegaskan Data Valid Penentu Keberhasilan Bansos Digital

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Cahyono Tri Birowo (Sumber: Dok. Pemkot Ambon)

KOMPAS.TV - Deputi Bidang Transformasi Digital, Cahyono Tri Birowo, menegaskan bahwa keberhasilan penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui sistem digital sangat bergantung pada ketersediaan data yang lengkap, terpadu, dan akurat.

Menurutnya, penggunaan teknologi saja tidak cukup jika tidak didukung oleh data penerima yang valid. Hal ini menjadi syarat utama agar bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan membutuhkan.

“Digitalisasi bansos bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi bagaimana memastikan data penerima benar-benar valid sehingga bantuan tepat sasaran,” ujar Cahyono saat diwawancarai di Ambon, Rabu (13/5/2026).

Ia menjelaskan, transformasi digital dalam penyaluran bansos merupakan langkah penting untuk meningkatkan ketepatan sasaran sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat. Perubahan sistem ini dilakukan dengan memanfaatkan data lintas sektor yang saling terhubung, sehingga mampu menggambarkan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat secara lebih nyata dan akurat.

Melalui teknologi yang terotomasi, pemerintah dapat menyesuaikan jenis serta bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan masing-masing individu maupun keluarga penerima manfaat.

“Apabila seluruh data dapat diakses dan diolah dalam satu sistem terpadu, kita bisa melihat karakteristik kebutuhan setiap warga secara spesifik. Dari situ, kita tentukan bantuan apa yang paling pas untuk mereka,” ungkapnya.

Cahyono mengatakan, data yang dijadikan acuan mencakup berbagai indikator kehidupan masyarakat, mulai dari penggunaan energi listrik, tingkat pendapatan, hingga catatan kondisi kesehatan. Seluruh informasi tersebut diproses secara langsung dan berkelanjutan agar data yang digunakan selalu mutakhir serta valid.

Ia menambahkan, pola penyaluran bansos ke depan akan mengalami perubahan mendasar. Jika sebelumnya bantuan diberikan berdasarkan jenis program yang tersedia, ke depan pendekatannya akan lebih berfokus pada kebutuhan nyata setiap warga.

Dengan sistem yang lebih terintegrasi, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Nanti konsepnya berubah. Bantuan sosial tidak lagi berbasis pada kebutuhan program, tapi benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing warga,” tegasnya. 

Penulis : Iqbal-Tawakal

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Bansos
  • Digitalisasi
  • Advertorial
  • Akurasi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terbongkarnya Aksi Dukun Cabul di Pati
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil SBY Cup 2026: LavAni Raih Kemenangan Perdana Usai Kalahkan Tirta Bhagasasi Lewat Skor Telak
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
BULOG dan Kementan Hadirkan Akademisi hingga Pakar Bahas Swasembada Pangan Berkelanjutan di Gadung Jatim
• 25 menit laludisway.id
thumb
Qodari Ungkap Capaian MBG: 74,8% dari Target 82,9 Juta Penerima Manfaat
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Berkah Viral karena Ikut Cerdas Cermat Empat Pilar, Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak dapat Beasiswa dari DPR ke Cina
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.