Menteri HAM Usul Blacklist Pengelola SPPG Usai Kasus Keracunan MBG

suarasurabaya.net
10 jam lalu
Cover Berita

Natalius Pigai Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI mengusulkan langkah tegas kepada Badan Gizi Nasional (BGN) menyusul kasus dugaan keracunan ratusan siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya, Senin (11/5/2026).

Ia meminta agar tak hanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditutup, tetapi juga pengelolanya dimasukkan dalam daftar hitam (blacklist).

Menurut Pigai, dugaan keracunan ini karena kesalahan pengelola dan pemilik SPPG, sehingga dapur penyedia sudah pasti wajib dihentikan.

“Saya sudah sampaikan, kalau soal SPPG yang tidak cekatan dan profesional seperti ini sudah pasti kita sudah sampaikan untuk hentikan. Bila perlu di-blacklist pengelola orangnya. Ini kesalahan orang. Bukan kesalahan SPPG tapi kesalahan orang, pengelolanya. Kesalahan pemiliknya,” jelasnya.

Selain mengakibatkan keracunan, ia juga mengevaluasi SPPG Bubutan Tembok Dukuh yang memproduksi MBG kemarin, tidak profesional karena melayani penerima terlalu banyak, 13 sekolah.

“Seharusnya, satu SPPG tidak boleh mengelola lebih dari mungkin lima sekolah atau tiga sekolah. Ini 13 sekolah satu SPPG,” ungkapnya.

Ia mengusulkan harus ada peninjauan ulang SPPG untuk memastikan wilayah distribusi sudah sesuai standar BGN, tidak melebihi. “Tapi jangan satu SPPG itu dibebani 13 sekolah. Terlalu banyak,” tuturnya. (lta/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Parkir Liar Merajalela, Biang Kerok Bocornya Pendapatan Jakarta
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 11 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Tumpukan Uang Rp10 Triliun Hasil Penertiban Kawasan Hutan Bakal Diserahkan ke Pemerintah
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Kasus Dugaan Penipuan Pengusaha LPG Asal Bandung Berakhir Damai & Saling Memaafkan
• 19 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.