Warga Minta Pemkot Tetap Awasi Pelintasan Ampera Bekasi meski Sudah Ada Palang Otomatis

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com - Salah satu warga bernama Fahmi (33) meminta pemerintah kota (pemkot) tetap melakukan pengawasan langsung meski pelintasan sebidang Ampera Bulak Kapal, Bekasi Timur, Kota Bekasi, kini sudah dipasang palang pintu otomatis.

“Walaupun sudah dipasang palang pintu, pemerintah jangan sampai lengah. Kalau bisa tetap pantau langsung kondisi di lapangan, jangan cuma tunggu laporan aja,” ujar Fahmi (33) saat ditemui Kompas.com di lokasi, Rabu (13/5/2026).

Baca juga: Jeritan Pedagang Makanan Dekat Kantor Saat ASN WFH: Ngaruh Banget, Sepi Semuanya!

Menurut Fahmi, pengawasan langsung penting dilakukan agar pemerintah mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan, termasuk efektivitas penggunaan palang otomatis serta tingkat kedisiplinan pengendara saat melintas di rel kereta.

Ia menilai, selama ini pelintasan Ampera menjadi salah satu titik yang cukup rawan karena dilalui banyak kendaraan setiap hari.

KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA Palang pintu otomatis dan sirine di pelintasan sebidang Ampera Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, belum resmi beroperasi namun sudah diuji coba. Di lokasi masih dijaga ketat oleh petugas gabungan dan warga. Rabu (13/5/2026).
Karena itu, ia merasa evaluasi terhadap sistem pengamanan perlu dilakukan secara berkala.

“Jalan ini kan sering dilintasi pengendara, dan kalau lihat ke belakang juga sudah banyak kejadian kecelakaan,” kata dia.

Selain meminta pengawasan dari pemerintah daerah, Fahmi juga menyoroti keberadaan petugas gabungan yang saat ini masih berjaga di sekitar pelintasan.

Menurut dia, apabila sistem otomatis nantinya sudah berjalan optimal dan masyarakat mulai disiplin, petugas tersebut sebaiknya dialihkan ke titik-titik rawan kemacetan lain di wilayah Bekasi Timur.

“Kalau memang sudah ada palang otomatis, sebenarnya perlu sosialisasi supaya warga juga tertib. Jadi enggak harus dijaga terus sama petugas,” ujarnya.

Ia menilai, personel yang saat ini berjaga di pelintasan dapat difokuskan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah titik simpul kemacetan, di antaranya area Bulak Kapal, Ampera, hingga sekitar Stasiun Bekasi Timur.

Baca juga: Penyiram Air Keras Andrie Yunus Ngaku Terkena Cipratan: Rasanya Panas dan Gatal

“Lebih baik diarahkan ke titik-titik rawan macet supaya tugasnya lebih tertata,” kata Fahmi.

Meski demikian, Fahmi menilai pemasangan palang otomatis di pelintasan bisa membuat pengendara lebih waspada dan mulai tertib saat kereta akan melintas.

“Kayaknya sekarang sudah pada tertib, ya. Enggak ada yang nyerobot. Kalaupun ada, berarti mereka enggak belajar dari kejadian yang ada,” ujar dia.

Sementara itu, seorang pengendara motor, Yudi (25), menilai keberadaan palang pintu otomatis membuat pelintasan lebih aman bagi pengguna jalan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Ya lumayan aman kalau ada palang pintu otomatisnya. Jadi lebih terarah juga kalau misalkan ada yang jagain,” ujar Yudi saat ditemui di lokasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD DKI Kawal Perubahan TKD Guru PNS Jakarta, Pastikan Hak Terpenuhi
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rabu, sebagian Jakarta diprediksi hujan ringan pada sore hari
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Akan Bentuk Satgas Deregulasi untuk Pangkas Izin Usaha
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tinggalkan Dunia Hiburan di Puncak Karier, Joey Wong Akui Pernah Kehilangan Arah Hidup
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pigai: Banyaknya Kasus Keracunan MBG Tidak Bisa Dikategorikan Pelanggaran HAM
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.