Jakarta, tvOnenews.com- Ocha salah satu siswi yang mengikuti lomba cerdas cermat empat pilar MPR RI. Ia menjadi sorotan setelah penjelasannya dibantah oleh Juri.
Dalam video cerdas cermat empat pilar yang ditayangkan di Youtube MPR menuai ragam reaksi dari netizen dan tokoh publik, mulai dari Atalia Praratya dan Helmy Yahya, dan sebagainya.
Cerdasr cermat yang seharusnya berjalan lancar di awal sampai akhir, menarik perhatian kala penjelasan dan jawaban Josepha Alexandra atau Ocha siswi dari SMAN 1 Pontianak dibantah juri.
- Tangkapan layar YouTube MPRGOID
Dalam kesempatan itu, Ocah mencoba menjelaskan ulang jawaban yang ia sampaikan dalam permainan pertanyaan rebutan di Cerdas Cermat atau LCC itu.
Kala masuk babak pertanyaan rebutan mengenai prosedur pemilihan anggota BPK dilemparkan oleh juri. Situasinya diawal ada Regu C dari SMAN 1 Pontianak yang menjawab,
"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden."
Dalam kesempatan yang sama, pihak juri kemudian memberikan pengurangan lima poin untuk jawaban regu C tersebut. Pertanyaan yang sama lantas dilempar kepada regu yang lain.
Kemudian regu B yang berasal dari SMAN 2 Sambas lalu menjawab, "Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden."
- dok.kolase tvOnenews.com /YouTube MPR
Setelah itu juri kemudian menyatakan jawaban regu B adalah benar. "Ya, inti jawabannya sudah benar. Nilai sepuluh," kata dewan juri, Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI Dyastasita W.B.
Regu C lantas menyampaikan keberatan atas penilaian dewan juri.
"Dewan juri, izin, tadi kami menjawabnya sama seperti regu B. Sama," kata perwakilan regu, Ocha.
Menanggapi hal itu, Dyastasita mengatakan, "Tadi disebutkan regu C, ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada. DPD tadi."
Atas keputusan juri tersebut menuai kritikan dan menjadi viral di media sosial dengan potongan video. Hal ini pula sudah direspons MPR.
Dengan begitu, MPR menyampaikan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba.




