JAKARTA, KOMPAS.TV - Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, menanggapi penahanan dirinya yang dialihkan menjadi tahanan rumah.
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) itu mengaku bersyukur karena bisa menjalani perawatan di rumah pascaoperasi.
Ia juga bersyukur karena dapat kembali berkumpul bersama keluarga.
"Saya bersyukur hakim bisa bertindak manusiawi memperbolehkan saya bersama keluarga saya selama masa perawatan," kata Nadiem di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).
Ia turut menceritakan momen anak bungsunya yang baru berumur satu tahun menangis saat dirinya harus ke luar rumah untuk menjalani sidang pembacaan surat tuntutan pada hari ini.
Baca Juga: Kejagung Pastikan Nadiem Makarim Telah Jadi Tahanan Rumah
Nadiem mengaku usai sidang tuntutan, dirinya akan langsung menjalani tindakan operasi agar penyakitnya tidak berdampak ke mana-mana.
"Ini sudah operasi keempat atau kelima kalau tidak salah. Jadi harus ditangani segera, kalau tidak, risikonya cukup berat," ujarnya, dilansir Antara.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan pihaknya telah melakukan pengalihan penahanan Nadiem pada Senin (11/5/2026) malam.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV/Antara
- nadiem makarim
- nadiem jadi tahanan rumah
- kasus korupsi chromebook
- tahanan rumah
- nadiem makarim tahanan rumah
- kasus chromebook





