Tol Trans Sumatera Bakal Terhubung dengan Pelabuhan Tanjung Carat, Palembang

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Tol Trans Sumatera bakal terkoneksi dengan Pelabuhan Tanjung Carat, Palembang, yang juga akan dibangun. Pembangunan tol penghubung ini diproyeksikan menelan anggaran Rp 26 triliun.

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu, menjelaskan pembangunan tol tersebut akan menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) dengan PT Hutama Karya (Persero).

“Total angkanya kurang lebih sekitar Rp 26 triliun untuk pembangunan tol ini sendiri. Tetapi nanti memang tol ini juga akan kita bangun berbarengan paralel dengan pembangunan jalan tol dan pelabuhannya nanti,” kata Todotua usai penandatanganan MoU Pembangunan Jalan Tol Menuju Pelabuhan Tanjung Carat di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta pada Rabu (13/5).

Dalam skema KPBU tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum akan memiliki tugas terkait pembebasan lahan, sementara Hutama Karya akan mengerjakan konstruksinya. Pendanaannya, menurut Todotua, juga akan didorong agar bisa didukung BPI Danantara.

“Sisanya konstruksinya dari HK dan pendanaannya itu nanti kita juga minta support dari Danantara. Karena kita sih pemikirannya kalau boleh kita bisa saja mengkonsolidasikan saja kekuatan perbankan nasional,” ujarnya.

Terkait teknis, Todotua menjelaskan nantinya tol penghubung itu akan terbangun sepanjang 80 km mulai dari Pintu Tol Betung yang berada di ruas Tol Palembang-Betung sampai ke Pelabuhan Tanjung Carat.

Menurut Todotua, ada dua konteks mengapa tol penghubung ke Pelabuhan Tanjung Carat perlu dibangun. Pertama adalah agar komoditas asal Sumatera Selatan bisa keluar dari wilayah tersebut. Kedua adalah tol tersebut merupakan cara untuk efisiensi biaya logistik.

“Kemudian yang kedua adalah tentunya ini untuk strategi lebih mengefisienkan terhadap strategi kos logistik yang ada, serta juga kualitas daripada strategi supply chain logistik yang ada di wilayah Sumatera Selatan,” kata Todotua.

Terkait pembangunan tol tersebut, Kementerian Investasi juga sudah menandatangani MoU dengan Kementerian PU, Pemprov Sumsel, PT Hutama Karya (Persero), PT Bukit Asam (Persero), PT Pelindo (Persero). Ia juga menarget proses konstruksi bisa dimulai tahun ini.

“Harapannya sih baik rencana tol ini dan pelabuhan kita bisa mulai konstruksi tahun ini,” ujarnya.

Pelabuhan Tanjung Carat Bakal Jadi KEK Khusus Hilirisasi

Todotua juga menjelaskan ke depannya Pelabuhan Tanjung Carat yang akan dibangun tersebut tak hanya menjadi pelabuhan biasa melainkan didesain untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sektor hilirisasi. Adapun KEK Tanjung Carat nantinya menggantikan KEK Tanjung Api-Api yang sudah ditutup dan dicabut statusnya.

“Makanya Pelabuhan Tanjung Carat ini sudah menjadi PSN, masuk ke dalam PSN dan di wilayah tersebut memang kita rencana untuk melakukan juga menjadi area Kawasan Ekonomi Khusus untuk hilirisasi,” kata Todotua.

Adapun alasan KEK Tanjung Carat ada menurut Todotua karena memang di area tersebut dekat dengan sumber komoditi yang bisa dihilirisasi. Selain itu, infrastruktur seperti kelistrikan ke area tersebut juga sudah ada.

“Kenapa? Pertama mendekat kepada komoditi, sumber potensi komoditi yang akan dilakukan kegiatan hilirisasi memang ada disitu, kemudian disitu nanti interline pelabuhannya, logistiknya ada, dan di wilayah ini juga sudah ada transmisi gardu listrik, supporting yang dari arah beberapa pembangkit listrik yang ada di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Terkait pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat, dikutip dari laman Pemkab Banyuasin, Sumatera Selatan, pelabuhan itu direncanakan mulai dibangun pada awal tahun 2027 sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem logistik dan konektivitas wilayah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KP2MI Siapkan MoU Penempatan 3.000 Pekerja Migran Indonesia ke Prefektur Miyazaki Jepang
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Tren Hidup Sehat Meningkat, Susu Kurma Mulai Jadi Andalan Harian, Ini Alasannya Beauty!
• 4 jam laluherstory.co.id
thumb
Bagaimana Memutus Rantai Kekerasan terhadap Perempuan Aktivis?
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Ini Hitungan Tuntutan Uang Pengganti Rp 5,6 T Nadiem di Kasus Chromebook
• 1 jam laludetik.com
thumb
Aksi Kriminalitas Marak, Kenneth DPRD DKI Minta Pemkot Jakbar Sadar & Berempati!
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.