1 Ton Merkuri Cair Disembunyikan di Gulungan Karpet, Gagal Diselundupkan ke Filipina

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Tanjung Priok menggagalkan penyelundupan sekitar 1 ton merkuri cair ilegal yang hendak dikirim ke Filipina. 

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Victor D. Mackbon mengatakan pihaknya mengamankan dua tersangka dan menyita ratusan botol merkuri yang disembunyikan di dalam gulungan karpet.

"Pengungkapan dilakukan pada 21 April 2026 di Posko Pemeriksaan Bea dan Cukai KPU Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara," katanya kepada awak media, Rabu 13 Mei 2026.

BACA JUGA:11 Daftar Kosmetik yang Ditarik Edar BPOM, Terungkap Ada yang Mengandung Merkuri

Dijelaskannya, kasus terungkap usai petugas Bea Cukai menemukan ketidaksesuaian dokumen ekspor dengan isi barang di dalam peti kemas.

Diterangkannya, peti kemas bernomor MRSU 7176261 berkapasitas 40 feet dengan tipe Full Container Load (FCL) diketahui akan dikirim ke Manila, Filipina.

"Petugas menemukan 760 botol cairan berwarna silver dengan label ‘Mercury Gold 1 Kg’ yang disembunyikan di dalam selongsong karton dan disisipkan pada 145 gulungan karpet," terangnya.

Menurutnya, modus penyelundupan dilakukan dengan menyamarkan merkuri di dalam gulungan karpet agar lolos pemeriksaan ekspor.

BACA JUGA:7 Jenis Ikan Laut Berbahaya untuk Dikonsumsi, Waspadai Kandungan Merkuri dan Racun

Dalam pengembangan perkara, polisi menetapkan dua tersangka berinisial MAL dan H. 

Tersangka MAL berperan mencari sekaligus mengirimkan merkuri kepada seorang warga negara asing berinisial AB yang tinggal di Davao, Filipina.

Dari hasil pemeriksaan, praktik pengiriman merkuri ilegal tersebut diduga telah berlangsung sejak 2021.

"MAL menjual merkuri seharga Rp2,7 juta per kilogram dan mendapat keuntungan sekitar Rp300 ribu per botol atau kilogram," paparnya.

Sementara tersangka H diketahui sebagai pemasok merkuri yang menjual barang tersebut kepada MAL dengan harga Rp2,4 juta per kilogram dari modal awal Rp2,1 juta.

BACA JUGA:Waspada! 5 Ciri-Ciri Skincare Mengandung Merkuri, Punya Efek Berbahaya untuk Kulit

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Investasi di Sulsel Capai Rp5,41 Triliun pada Kuartal I/2026, Tumbuh 37,63%
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Imam Darto Target 3 Juta Penonton untuk Film Gudang Merica
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Metro TV dan Panasonic Jajaki Kerja Sama Strategis
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Diduga Jadi Kurir Sabu, Sopir Mobil MBG di Depok Ditangkap Polisi
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Kemlu Pantau Penanganan Kecelakaan Kapal yang Mengangkut WNI di Perak Malaysia
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.