Seorang ibu di akun TikTok @_ul15 membagikan kisah anaknya yang mengalami mata juling. Awalnya, ia mengaku terkejut ketika mata anaknya, Nowa, tiba-tiba terlihat juling tanpa tanda sebelumnya. Kondisi itu sempat membuatnya panik karena posisi mata Nowa terkadang kembali normal saat bangun tidur, tetapi kemudian juling lagi.
Seiring waktu, Nowa juga mulai terlihat memiringkan kepala saat menonton televisi dan matanya sering berair. Keluarga kemudian membawa Nowa ke dokter mata hingga akhirnya dirujuk untuk menjalani operasi karena kondisi julingnya semakin menetap.
Setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan tindakan operasi, kondisi mata Nowa disebut perlahan membaik meski hasilnya belum bisa sepenuhnya sempurna.
aku cerita ini buat orang yang mengalaminya juga. karna akupun dapat inspirasi dalam menjalani prosedur pengobatan strabismus dari temen2 tiktok. operasi ini ditanggung bpjs. masih banyak yg belum tau kalau mata juling bisa sembuh. meski hasil operasi memang tida sesempurna ciptaan Tuhan, ini lebih baik daripada sebelumnya #operasistrabismus #matajuling #strabismussurgery #strabismus
Mata Juling Bukan Kondisi NormalDokter Spesialis Mata Konsultan Bidang Kornea dan Bedah Refraktif, dr. Sophia Pujiastuti, SpM (K), MM, menegaskan, mata juling bukan kondisi yang dapat dianggap normal pada anak.
“Mata juling tidak dapat disebut normal. Pasti ada penyebabnya,” ujar dr. Sophia saat ditanya kumparanMOM.
Ia menyarankan orang tua segera membawa anak ke dokter mata apabila melihat tanda-tanda mata juling, mata berair, atau penglihatan anak tampak tidak fokus.
Menurut dr. Sophia, orang tua perlu mulai waspada jika anak menunjukkan tanda-tanda gangguan penglihatan. Jika anak sudah cukup besar untuk berkomunikasi, orang tua bisa menanyakan beberapa hal berikut:
-Apakah penglihatannya terasa buram atau tidak sejelas biasanya?
-Apakah anak melihat benda menjadi berbayang atau sulit fokus?
-Apakah anak sering memicingkan mata saat melihat sesuatu?
-Apakah anak mulai memiringkan kepala saat menonton atau melihat objek tertentu?
-Apakah anak menonton televisi terlalu dekat?
-Apakah anak mengeluhkan mata terasa tidak nyaman atau mudah lelah?
Gejala-gejala tersebut tidak boleh dianggap sepele dan sebaiknya segera diperiksakan ke dokter mata agar penyebabnya bisa diketahui lebih cepat.
“Pada prinsipnya segera periksakan ke dokter mata setempat karena mata juling bukan kondisi normal,” tegasnya.





