Pembaruan Terbaru Google Gemini Bisa "Mengendalikan" Ponsel Anda

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS - Google mengambil langkah baru untuk membuat ponsel cerdas yang mengutamakan kecerdasan buatan atau AI-first smartphone. Pembaruan terbaru untuk Android, sistem operasi milik Google, itu memberi Gemini (asisten kecerdasan buatan generatif) lebih banyak kendali atas pemanfaatan aplikasi dan tugas-tugas manusia.

Kabar ini bisa menjadi awal dari pergeseran yang lebih luas dalam cara manusia menggunakan ponsel mereka.

Dalam pembaruan terbarunya yang disebut Gemini Intelligence, Gemini mendapatkan kemampuan lebih agentic (otonom), yakni dapat menjalankan tugas atas nama pengguna. Antara lain, mengisi formulir otomatis, memesan layanan, hingga membantu aktivitas belanja dan produktivitas lintas aplikasi.

Baca JugaGoogle Klaim ”Agentic AI” Jadi Babak Baru untuk Industri Iklan

Dengan kemampuan terbaru itu, daripada manusia harus berpindah-pindah antaraplikasi untuk tugas rutin seperti mengisi formulir, menjadwalkan janji temu, dan membuat reservasi, Gemini akan segera dapat menangani semuanya untuk manusia.

Google ingin kemampuan Gemini yang ditingkatkan ini terasa seperti asisten sejati yang secara proaktif melakukan pekerjaannya tanpa memerlukan instruksi terus-menerus.

CNET, dalam pemberitaannya yang dikutip Kompas, Rabu (13/5/2026), menyebutkan, Gemini Intelligence akan mampu melakukan tindakan rutin seperti membuat pesanan belanja dari daftar belanjaan di aplikasi catatan manusia. Gemini Intelligence dapat mengisi otomatis formulir kompleks menggunakan informasi yang tersimpan di Google Drive.

Konsumen pun bisa mengambil gambar brosur pariwisata dan meminta Gemini Intelligence untuk menemukan tur untuk kelompok enam orang. Ia bahkan dapat menghasilkan widget khusus berdasarkan perintah sederhana, seperti menampilkan suhu dalam Fahrenheit dan Celsius.

Gemini Intelligence akan pertama kali hadir di ponsel Samsung Galaxy dan Google Pixel pada akhir musim panas ini. Google tidak menyebutkan perangkat Galaxy mana yang akan kompatibel, tetapi Samsung diperkirakan akan meluncurkan generasi ponsel lipat berikutnya dalam beberapa bulan mendatang. Google juga akan meluncurkan ponsel Pixel baru pada musim panas.

Gemini Intelligence juga akan berfungsi di Chrome Android, Android Auto, jam tangan cerdas Wear OS, serta fitur widget berbasis perintah natural language.

Strategi tersebut, menurut pemberitaan CNBC, sebagai upaya Google memperkuat posisi Android menghadapi reboot AI Apple yang diperkirakan diumumkan pada ajang Worldwide Developer Conference (WWDC) Apple pada Juni 2026.

Siri generasi baru

Apple dikabarkan sedang menyiapkan Siri generasi baru dengan kemampuan AI yang jauh lebih canggih, bahkan disebut berpotensi memanfaatkan model Gemini di balik layar. Siri adalah asisten teknologi kecerdasan buatan di gawai Apple.

Google juga mengumumkan sistem operasi Android 17 dengan peningkatan keamanan, fitur anti-penipuan, multiperan, serta integrasi lintas gawai yang lebih mulus. Google pun mulai memperkenalkan perangkat baru bernama Googlebook, komputer jinjing yang menggunakan sistem operasi Android dan dipasangi Gemini. Nantinya, Googlebook diposisikan sebagai evolusi Chromebook.

Semua pengumuman pembaruan tersebut disampaikan Google, lewat ajang Android Show: I/O Edition, Selasa (12/5/2026), di Amerika Serikat.

Baca JugaMenjajal Gemini 3, dari Analisis Gol Rizky Ridho sampai Gim Pesawat Luar Angkasa

"Perbedaan antara kemampuan Gemini kemarin dan kemampuan teknologi Gemini Intelligence adalah bahwa teknologi itu ada bersama kita," kata Ben Greenwood, Direktur dan Manajer produk untuk Android Core Experiences kepada CNET.

Menurut Ben, pihaknya menginginkan satu asisten yang memahami dan mengenal pengguna gawai Android secara pribadi. Pengalaman yang konsisten di seluruh produk yang digunakan sangat penting untuk membangun kepercayaan dan kemudahan penggunaan.

Masih dalam pemberitaan CNET, sejumlah ahli telah memprediksi bahwa platform teknologi kecerdasan buatan generatif akan sepenuhnya menggantikan aplikasi di ponsel. Platform ini secara interaktif merespons setiap perintah manusia.

Rumor yang beredar, OpenAI juga sedang mengembangkan ponsel pintar bertenaga teknologi kecerdasan buatan sendiri. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, perusahaan dapat memulai produksi massal pada paruh pertama tahun 2027. Amazon juga dikabarkan mengincar kembali pasar ponsel pintar, kali ini dengan ponsel pintar berfokus pada fitur AI daripada aplikasi tradisional.

"Manusia sebenarnya tidak mencoba menggunakan banyak aplikasi di ponsel mereka. Mereka mencoba menyelesaikan tugas dan memenuhi sehari-hari lewat ponsel. Hal seperti ini secara fundamental mengubah cara orang berpikir tentang ponsel,” kata analis industri Ming-Chi Kuo kepada CNET.

Baca JugaGemini Menjadi Pilihan Apple untuk AI pada Siri

Wartawan teknologi dari Inggris, Tom Pritchard, dalam artikel opininya di Tom’s Guide pada 5 Februari 2026, berpendapat, tren AI-first di ponsel itu berlebihan. Meski mengakui beberapa fitur teknologi kecerdasan buatan seperti pengeditan foto cukup berguna, ia pribadi tetap enggan menyerahkan terlalu banyak aktivitas kepada asisten teknologi kecerdasan buatan seperti Gemini, Siri, atau Alexa. Menurutnya, banyak tugas justru lebih cepat diselesaikan sendiri.

Dia juga menyoroti isu kontrol dan privasi. Dengan mengerjakan semuanya sendiri, manusia tetap memiliki kendali penuh terhadap proses dan keputusan yang diambil, tanpa risiko salah tafsir dari teknologi kecerdasan buatan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Desak Guru PPPK Diangkat ASN, Daerah Sudah Tak Kuat Gaji Honorer
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tempat Nonton Live Streaming Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026
• 23 jam lalubola.com
thumb
Nadiem Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun di Kasus Chromebook
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Persib Bandung Pincang di Parepare: Tiga Pemain Pilar dan Bojan Hodak Absen Lawan PSM
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Di Markas PBB, Menhut Tegaskan Komitmen Indonesia Terhadap Pengelolaan Hutan Lestari
• 8 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.