HARIAN FAJAR, JAKARTA — Garudayaksa FC mulai membuat kejutan besar jelang tampil di Super League 2026/2027. Klub promosi tersebut dikabarkan serius membajak winger Timnas Indonesia, Witan Sulaeman, dari Persija Jakarta. Manuver itu langsung memanaskan bursa transfer karena Garudayaksa FC ingin bersaing di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia.
Tak hanya Garudayaksa FC, PSS Sleman juga mulai aktif bergerak menyusun kekuatan untuk musim depan dengan memburu pemain asing asal Niger. Kedua klub diprediksi bakal menjadi salah satu tim yang paling agresif pada bursa transfer Super League 2026/2027.
Manuver Garudayaksa FCPasca memastikan tiket promosi ke Super League, Garudayaksa FC langsung dikaitkan dengan sejumlah nama besar. Salah satu rumor yang paling menyita perhatian adalah ketertarikan mereka terhadap winger Persija Jakarta sekaligus pemain Timnas Indonesia, Witan Sulaeman.
Kabar tersebut pertama kali diungkap akun Instagram sepak bola Indonesia @transferliga1dan2 pada Senin (4/5/2026).
“RUMOR. Pemain timnas Indonesia Witan Sulaiman (24) dikabarkan diminati salah satu tim promosi ke super league musim 2026/2027 nanti yaitu Garudayaksa (1 tier), jarang mendapatkan menit bermain bersama Persija Jakarta Garudayaksa bisa saja mendatangkan nya, stastik saat ini,” tulis akun tersebut.
Peluang Garudayaksa FC mendapatkan tanda tangan Witan Sulaeman dinilai cukup terbuka. Kontrak winger berusia 24 tahun itu bersama Persija Jakarta dikabarkan akan berakhir pada 31 Mei 2026.
Situasi tersebut membuat Witan berpotensi didatangkan secara bebas transfer jika tidak mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Macan Kemayoran. Selain itu, minimnya menit bermain reguler di Persija Jakarta bisa menjadi faktor yang dimanfaatkan Garudayaksa FC untuk membujuk sang pemain bergabung musim depan.
Zanadin Fariz Juga Masuk RadarTak berhenti di Witan Sulaeman, Garudayaksa FC juga disebut ikut memburu gelandang muda Persis Solo, Zanadin Fariz. Nama Zanadin sebelumnya lebih dulu dikaitkan dengan Persija Jakarta.
Akun fanbase Macan Kemayoran @jktnews_football sempat mengungkap rumor tersebut pada Minggu (1/3/2026).
“BREAKING. Nama pemain Persis Solo, Zanadin Fariz (21/CM) & Irfan Jauhari (25/LW) muncul ke permukaan yg dikabarkan ditawarkan ke Persija Jakarta.
Persija sendiri sejatinya memang sudah ada rencana ingin mengajukan penawaran untuk merekrut mereka, namun sejauh ini kabar tersebut masih belum jelas,” tulis akun itu.
Kontrak Zanadin Fariz bersama Persis Solo juga akan berakhir pada akhir musim ini, sehingga membuka peluang transfer gratis. Namun, di tengah upaya Persija Jakarta mengamankan tanda tangan sang gelandang, Garudayaksa FC justru ikut masuk dalam persaingan.
Kabar tersebut dibongkar akun @transferligainndo pada Selasa (12/5/2026).
“Jendral Lapangan Tengah Laskar Sambernyawa, Zanadin Fariz (21) kabarnya diminati oleh tim Super League yakni Garudayaksa FC dan Persebaya,” tulis akun tersebut.
Masuknya Garudayaksa FC dipastikan membuat persaingan mendapatkan Zanadin Fariz semakin sengit. Terlebih, situasi Persis Solo yang terancam degradasi ke Liga 2 bisa memengaruhi masa depan pemain muda tersebut.
PSS Sleman Dekati Pemain Asal NigerSementara itu, PSS Sleman juga mulai bergerak agresif membangun skuad untuk musim depan. Klub berjuluk Super Elja itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan pemain asal Niger, Latif Blessing.
Pemain berusia 29 tahun tersebut saat ini memperkuat klub divisi dua Amerika Serikat, Lexington SC.
Rumor transfer itu diungkap akun Instagram @transferliga1dan2 pada Rabu (13/5/2026).
“HERE WE GO. PSS Sleman (1 tier) dikabarkan telah sepakat dengan salah satu pemain asal Niger yaitu Latif Blessing (29) untuk super league musim 2026/2027, saat ini ia bermain di klub Lexington SC Divisi 2 Amerika, berikut stastik musim ini,” tulis akun tersebut.
Peluang transfer Latif Blessing ke PSS Sleman dinilai cukup besar. Pasalnya, kontraknya bersama Lexington SC disebut akan berakhir pada November 2026 sehingga proses negosiasi transfer diyakini tidak terlalu rumit.
Nilai pasar pemain tersebut saat ini ditaksir mencapai Rp5,21 miliar.
Bursa Transfer Super League Mulai MemanasPergerakan agresif Garudayaksa FC dan PSS Sleman menjadi sinyal bahwa persaingan Super League 2026/2027 diprediksi semakin ketat.
Klub-klub mulai berburu pemain lokal berkualitas hingga legiun asing demi memperkuat skuad sejak awal bursa transfer. Garudayaksa FC secara khusus mulai menunjukkan ambisi besar meski baru promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Jika berhasil merekrut pemain seperti Witan Sulaeman atau Zanadin Fariz, klub tersebut bisa menjadi salah satu kekuatan baru yang patut diperhitungkan musim depan. (*)





