jpnn.com, BELU - Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Komjen Makhruzi Rahman, bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Irjen Aan Suhanan meninjau langsung kesiapan operasional Terminal Barang Internasional (TBI) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Selasa (12/5).
Makhruzi menjelaskan bahwa peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sarana prasarana serta alur pelayanan ekspor dan impor telah siap dan terintegrasi, sehingga mampu mendukung kelancaran arus barang lintas negara antara Indonesia dan Timor Leste.
BACA JUGA: Libur Paskah 2026, PLBN Entikong Layani 6.769 Pelintas Batas IndonesiaâMalaysia
“Ada beberapa jalur yang kita sepakati bersama agar kegiatan ekspor dan impor tidak terganggu. Mudah-mudahan ke depan pelaksanaan ekspor-impor di Motaain dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris BNPP RI juga mengecek langsung kesiapan fasilitas utama TBI, mulai dari gudang barang, jembatan timbang, timbangan portabel, hingga pengaturan arus kendaraan ekspor dan impor.
BACA JUGA: Lebaran Sudah Dekat, Berikut Data Jumlah Pelintas di PLBN Wini NTT
Dia mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah kelengkapan fasilitas pendukung yang perlu disempurnakan guna menunjang operasional secara optimal.
“Ada beberapa hal yang mungkin harus ditambah, seperti indikator jembatan timbang, CCTV, serta kemungkinan penggantian timbangan portabel menjadi timbangan statis,” jelasnya.
BACA JUGA: BNPP Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Terkait potensi kendala operasional, Komjen Makhruzi menilai bahwa evaluasi secara menyeluruh baru dapat dilakukan setelah TBI benar-benar beroperasi.
Dia menyampaikan bahwa pengelolaan operasional TBI ke depan akan dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan, sementara rencana peresmiannya masih terus dibahas dan dimatangkan bersama pihak terkait.
“Kami akan melakukan estafet pengoperasian sambil berjalan dan menunggu peresmian oleh Bapak Menteri atau Bapak Presiden,” tuturnya.
Sementara Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan menegaskan bahwa secara umum kesiapan Terminal Barang Internasional di PLBN Motaain telah memadai.
“Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2015, terdapat tujuh PLBN yang dilengkapi Terminal Barang Internasional, dan Motaain merupakan salah satunya. Dari sisi fasilitas, baik penimbangan maupun pergudangan untuk ekspor dan impor, seluruhnya sudah siap untuk operasional,” ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam pengelolaan TBI. Menurutnya, keberadaan TBI tidak terlepas dari peran berbagai pemangku kepentingan, seperti BNPP, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, serta instansi terkait lainnya. “Koordinasi ini penting agar arus barang keluar dan masuk dapat terkontrol dengan baik,” tambahnya.
Peninjauan ini menegaskan komitmen BNPP RI dalam memperkuat tata kelola perbatasan negara melalui optimalisasi infrastruktur pendukung perdagangan lintas batas. Dengan beroperasinya Terminal Barang Internasional di PLBN Motaain, kawasan perbatasan diharapkan tidak hanya menjadi beranda terdepan negara, tetapi juga berperan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan. (cuy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... BNPP RI Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




