FAJAR, MADRID—Striker Real Madrid Kylian Mbappe secara terbuka menyatakan kecintaannya pada Los Blancos di tengah meningkatnya kritik karena Jose Mourinho tampaknya akan menjadi manajer baru, sementara seorang jurnalis Spanyol telah melontarkan kritik pedas tentang superstar Prancis itu dan menyebutnya sebagai pemain gagal.
Mbappe telah menjadi berita utama karena alasan yang salah akhir-akhir ini, karena Madrid menghadapi musim kedua berturut-turut tanpa trofi besar sejak kedatangannya di Estadio Bernabeu pada tahun 2024 sebagai pemain bebas transfer.
Mantan striker Paris Saint-Germain itu menyebabkan kegemparan di antara beberapa penggemar Real Madrid ketika ia pergi berlibur ke Italia bersama pasangannya saat sedang memulihkan diri dari cedera.
Mbappe absen dalam El Clasico melawan Barcelona akhir pekan lalu, dan unggahan Instagram Story-nya saat Madrid tertinggal 2-0 menimbulkan kebingungan di antara sebagian penggemar.
Ada juga laporan tentang Mbappe yang terlibat adu mulut dengan seorang pelatih Madrid bulan lalu.
Beberapa media Spanyol menyerukan agar Madrid lebih baik tanpa Mbappe.
Menurut beberapa pihak, Mbappe dan Vinicius Junior tidak cocok di lapangan.
Namun, Mbappe telah menegaskan bahwa ia bahagia di Madrid dan menikmati kehidupan di ibu kota Spanyol, sementara Jose Mourinho tampaknya akan menjadi manajer.
Alvaro Arbeloa adalah manajer Madrid saat ini, tetapi TEAMtalk memahami bahwa ia akan dicopot dari jabatannya di akhir musim.
Sumber informasi transfer TEAMtalk, Graeme Bailey, melaporkan bahwa Mourinho telah memiliki ‘kesepakatan’ dengan Real Madrid untuk kontrak tiga tahun dan akan mengambil alih Los Blancos setelah meninggalkan Benfica di akhir musim.
Saat ini ada petisi online, ‘Mbappe Out’, telah mendapatkan lebih dari 73 juta tanda tangan, meskipun sulit membayangkan bahwa semuanya adalah penggemar Madrid.
Namun, komentar Mbappe yang disebutkan di atas memperjelas bahwa ia tidak berencana untuk meninggalkan Madrid dalam waktu dekat.
Pakar transfer Fabrizio Romano juga mengungkapkan pekan lalu bahwa Madrid tidak berencana untuk memutuskan hubungan dengan superstar Prancis tersebut.
“Teman-teman, saya tidak akan melebih-lebihkan hal ini. Tentu saja, ini bukan momen terbaik antara Kylian Mbappe dan Real Madrid. Itu kenyataan,” kata Romano tentang Mbappe dan Madrid di saluran YouTube-nya.
“Ini bukan momen terbaik, jelas, melihat pemain seperti Kylian Mbappe berlibur sementara tim sedang kesulitan adalah sesuatu yang mungkin menunjukkan situasi saat ini, tetapi pada saat yang sama, jangan berlebihan. Jangan katakan bahwa hubungan antara Real Madrid dan Mbappe telah rusak. Jangan katakan bahwa hubungan antara Mbappe dan Real Madrid telah berakhir. Jangan pula menyebutkan bahwa Real Madrid mempertimbangkan untuk melepas Mbappe di musim panas. Tidak ada apa pun tentang itu. Sama sekali tidak ada,” tegasnya. (amr)





