Bisnis.com, JAKARTA - PT Liga Indonesia Baru (I-League) telah mengumumkan daftar sejumlah klub yang lolos lisensi cycle 2025/2026 untuk bertarung dalam kompetisi musim 2026/2027 mendatang untuk Super League dan Championship di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Lisensi klub nasional dan tingkat Federasi Asia (AFC) diperlukan agar standar klub dan liga memenuhi kriteria FIFA dan lebih terarah.
Direktur PT LIB, Sadikin Aksa menyebut licensing klub bertujuan untuk memperbaiki kualitas kompetisi. Oleh karenanya, LIB (I-League) melakukan peningkatan terhadap hal tersebut ke depannya.
"Licensing I-League dilakukan untuk memperbaiki kualitas kompetisi ke depannya. Mulai tahun ini kita mulai meng-upgrade bagaimana caranya club licensing ini mampu meningkatkan kualitas kompetisi," ujar Sadikin dalam konferensi pers di kantor I-League, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
"Dari hal tersebut kita bisa mendapatkan kualitas kompetisi yang lebih bersaing di ASEAN maupun Asia. Sebagai target I-League dari PSSI menjadi top 10 di ASEAN pada tahun 2030 mendatang, serta menjadi yang nomor satu di ASEAN pada 2028," sambungnya.
Terdapat lima aspek dan beberapa golongan yang harus dipenuhi untuk sebuah klub yang berkompetisi di Super League maupun Championship sesuai dengan ketentuan AFC, di antaranya:
Baca Juga
- Rekap Hasil Liga 1: Persita Kalah Tipis di kandang 1-0 dari Bali United, PSM Bungkam Persik 3-1
- Hasil Liga 1: Persebaya Permalukan Arema FC 4-0 di Derby Jatim
- Klasemen Liga 1: Persija Pupus Harapan Juara, Borneo dan Persib Terus Bersaing
* Sporting
* Infrastruktur
* Administrasi
* Legal (hukum)
* Finansial
Ketua Komite Club Licensing PT LIB, Essy Asiah menyebut kelima aspek tersebut perlu diterapkan agar kualitas kompetisi dan klub terus meningkat sesuai dengan arahan PSSI dan FIFA.
"Kita sudah mulai licensing sejak 2010, dan bertahap sudah beberapa klub yang patuh. Sesuai arahan PSSI dan permintaan AFC, kita terus berbenah menaikkan mutu licensing, oleh karenanya kita minta I-League untuk menekankan hal tersebut ke owner klub," ujar Essy dalam kesempatan yang sama.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pertandingan PT LIB, Asep Saputra menjelaskan bahwa setiap klub yang tidak memenuhi kriteria akan dikenakan sanksi berupa pengurangan poin.
Untuk klub Super League akan dilakukan pengurangan 1-5 poin, dan Championship 1-3 poin sesuai dengan kriteria.
"Setiap klub yang tidak sesuai dengan kriteria akan dikenakan sanksi berupa pengurangan poin di awal musim sesuai dengan kriteria," ungkap Asep.
"Jadi jangan heran nanti kalau awal musim ada yang poinnya minus," pungkasnya.
Berikut daftar klub Super League dan Championship yang lolos licensing di musim 2025/2026.
Super League Guaranteed AFC
* PSM Makassar
* Dewa United
* Persebaya
* Persik Kediri
* Borneo FC
* Persib Bandung
* Persija Jakarta
* Persita Tangerang
Super League Guaranteed AFC dengan Sanksi
* Bhayangkara Lampung FC
* Bali United
* Arema FC
* Malut United
* Semen Padang
* Persis Solo
* Madura United
* Persijap Jepara
Super League Guaranteed non-AFC
PSIM Yogyakarta
*Championship Guaranteed*
* PSS Sleman
* Persipura Jayapura
* Barito Putera
* Deltras FC
* Garudayaksa FC
* PSPS Pekanbaru
* Adhyaksa FC
* PSMS Medan
*Championship Guaranteed Super League*
* FC Bekasi Kota





