jpnn.com, SERANG - BPJS Ketenagakerjaan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dalam rangka memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mahasiswa magang dan civitas akademika.
Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan Harjono Siswanto bersama Rektor Untirta Prof Fatah Sulaiman di aula rektorat Untirta, Kabupaten Serang pada Rabu (13/5).
BACA JUGA: Gandeng Kemenkop, BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pekerja di Ekosistem Koperasi
Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan Harjono Siswanto mengatakan kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan sadar akan hak perlindungan kerja sejak dini.
Harjono juga mengapresiasi Untirta yang telah proaktif melindungi seluruh civitas akademika dan mahasiswa yang magang.
BACA JUGA: BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Pemda & BPD, Perluas Perlindungan Pekerja di KTI
Tercatat, sebanyak 1.876 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) telah resmi terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami berharap Untirta dapat menjadi role model dalam pengembangan literasi dan kepesertaan jaminan sosial di lingkungan akademik. Kampus harus menjadi lingkungan yang aman, produktif, dan terlindungi,” kata Harjono.
BACA JUGA: Gandeng Aisyiyah, BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pekerja Rentan di Purworejo
Harjono menambahkan tujuan kerja sama ini untuk mendorong kolaborasi yang lebih komprehensif dan diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Dengan adanya sinergi ini, kami mengharap materi jaminan sosial tidak hanya dipahami sebagai konsep teoritis, tetapi juga menjadi kompetensi yang aplikatif, relevan dengan dunia kerja serta mampu membentuk generasi yang sadar akan pentingnya perlindungan diri dalam bekerja,” tambahnya.
Harjono berharap penandatanganan nota kesepahaman ini dapat ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama, bersama fakultas-fakultas yang memiliki program magang.
“Sehingga seluruh mahasiswa magang yang ada di Kampus Untirta ini nantinya dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh,” harapnya.
Sementara itu, Rektor Untirta Prof Fatah Sulaiman mengapresiasi atas kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).
Menurut Prof Fatah, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini sangat penting, mengingat mahasiswa Untirta yang melakukan magang ada di daerah-daerah terpencil yang memiliki resiko.
Karena itu dengan adanya kolaborasi ini mereka bisa dilindungi melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Kami juga sangat mendukung program BPJS Ketenagakerjaan ini, bila perlu kami siapkan tempat untuk mengedukasi mahasiswa mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan ini mengingat mahasiswa merupakan calon-calon pekerja," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Eko Yuyulianda menambahkan kerja sama dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa merupakan langkah strategis dalam mengedukasi calon pekerja mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurut Eko, kolaborasi ini merupakan suatu langkah strategis untuk melakukan pengenalan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat yang berstatus mahasiswa karena mereka ini kan calon pekerja nantinya.
"Jadi kalau dari awal sudah diedukasi mengenai program jaminan sosial ketenagakerjaan ini, mereka jadi tahu bahwa sebagai pekerja mereka punya hak untuk dilindungi," kata Eko.
Lebih lanjut, Eko menyebutkan ke depan pihaknya akan bekerjasama dengan kampus-kampus lain yang ada di wilayah Provinsi Banten.
"Kalau untuk di Banten, saat ini memang baru Untirta saja yang kita lakukan kerja sama, tetapi kalau secara nasional BPJS Ketenagakerjaan sudah banyak bekerja sama dengan kampus-kampus. Untuk itu ke depannya, kami juga akan menjalin kerjasama dengan kampus-kampus lain yang ada di wilayah Provinsi Banten," ungkap Eko. (mrk/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Gandeng Undip, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Pengembangan Literasi & Riset Jaminan Sosial
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi




