Bentuk Mitigasi Risiko, Dana Perlindungan Pengguna Aset Kripto Dinilai Penting

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Dana perlindungan aset kripto penting diberikan kepada para pengguna. Langkah ini ditempuh sebagai antisipasi menghadapi potensi risiko ekstrem di industri aset digital. 

Chief Operating Officer Catcrs, Farid Hakim, menyampaikan dana perlindungan bertujuan memastikan pengguna tetap mendapat perlindungan dan kepastian penanganan ketika terjadi situasi di luar kendali. Ini bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun sistem keamanan dan mitigasi risiko yang lebih transparan.

"Risiko dalam industri digital tidak bisa diabaikan begitu saja. Karena itu, kami memilih menyiapkan langkah penanganan sejak awal agar pengguna tidak merasa ditinggalkan ketika menghadapi situasi yang tidak terduga," ujar Farid Hakim dalam keterangannya, Selasa, 13 Mei 2026.

Dalam pengumuman resminya, Catcrs menjelaskan dana perlindungan pengguna bersumber dari alokasi laba perusahaan serta cadangan risiko yang disisihkan secara berkala. Dana tersebut disiapkan untuk menghadapi berbagai kondisi darurat, termasuk kegagalan teknis ekstrem maupun wanprestasi dari pihak mitra.

Menurut Farid, keberadaan dana perlindungan pengguna bukan berarti platform mengharapkan terjadinya masalah. Langkah ini justru merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mempersiapkan kemungkinan terburuk.
 

Baca Juga :

Perlindungan Konsumen Jadi Pilar Penting Kematangan Keuangan Digital

"Dana perlindungan memang tidak dapat menghapus seluruh kerugian yang mungkin terjadi. Namun setidaknya, dalam situasi di luar kendali, kami memiliki mekanisme untuk membantu memberikan kompensasi kepada pengguna terdampak," katanya.

Ia menambahkan, perusahaan sengaja memublikasikan aturan penggunaan dana tersebut secara terbuka. Hal itu dilakukan agar pengguna memahami batasan, mekanisme, dan kondisi pemicunya dengan jelas.

"Ketika banyak pihak hanya berbicara soal potensi keuntungan, kami juga ingin menjelaskan apa yang akan kami lakukan jika terjadi sesuatu. Transparansi seperti ini penting untuk membangun kepercayaan jangka panjang," ujar Farid.

Ia menilai pembentukan dana perlindungan juga menjadi bentuk disiplin internal perusahaan. Sebagian laba yang sebelumnya dapat digunakan untuk ekspansi bisnis kini dialokasikan sebagai penyangga keamanan guna memperkuat perlindungan pengguna.

Bagi pengguna, keberadaan Dana Perlindungan Pengguna dinilai dapat memberikan rasa aman tambahan dalam menilai risiko sebuah platform. Meski diharapkan tidak pernah digunakan, keberadaan mekanisme perlindungan tersebut menjadi salah satu indikator kesiapan platform dalam menghadapi situasi krisis.

Farid menegaskan, keamanan dan perlindungan pengguna akan terus menjadi prioritas utama perusahaan di tengah perkembangan industri aset digital yang semakin kompleks.

"Kami ingin memastikan pengguna mengetahui bahwa di balik pertumbuhan bisnis, ada sistem perlindungan yang benar-benar disiapkan untuk menjaga kepercayaan mereka," tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Sebut Rp10,27 Triliun Hasil Penertiban Bisa Renovasi 5.000 Puskesmas
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Kemenkop Perkuat Sinergi Kadiskop Selindo untuk Operasional KDKMP
• 5 jam laludetik.com
thumb
Pengumuman MSCI Tak Terlalu Pengaruhi IHSG, Investor Dinilai Sudah Antisipasi
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Kandas di Tangan Jepang, Timnas Indonesia U-17 Gagal Melaju ke Piala Dunia
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Kemensos Akan Bawa Kasus Pengadaan Sepatu ke Aparat Bila Ada Pelanggaran
• 6 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.