Mahasiswi di Makassar Disekap-Diperkosa saat Cari Kerja

kumparan.com
22 jam lalu
Cover Berita

Seorang mahasiswi salah satu kampus swasta di Kota Makassar, Sulsel menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan di salah satu rumah di perumahan elite kawasan GMTD, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.

Informasi yang diterima, korban diduga disekap dan diperkosa oleh pria berinisial FR. Peristiwa tersebut terjadi saat korban mencari pekerjaan.

Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abd Latif, ia mendapat informasi itu pada Minggu (10/5).

"Kami menerima informasi dari masyarakat bahwa ada seorang gadis disekap di salah satu rumah, petugas langsung mendatangi lokasi dan benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat," kata Abd Latif kepada wartawan, Rabu (13/5).

Ia mengatakan, korban merupakan mahasiswi di salah satu kampus swasta di Kota Makassar. Ia diduga disekap dan diperkosa oleh pria saat mencari pekerjaan.

"Awal mula kejadian, saat korban ini melamar pekerjaan melalui media sosial. Ia dinyatakan lulus, lalu diarahkan datang ke rumah yang menjadi lokasi kejadian," bebernya.

Polisi masih menyelidiki jenis pekerjaan apa yang dilamar korban.

"Untuk jenis pekerjaan yang dilamar, kami masih belum bisa memastikan. Namun, berdasarkan keterangan korban, dia melamar kerja lewat media sosial dan kemudian diminta datang, menginap di rumah tersebut," sambungnya.

Korban mengikuti perintah pelaku. Dia datang ke rumah tersebut pada Jumat (8/5). Setibanya di lokasi, ia tidak diizinkan pulang dan disekap.

"Ada juga dugaan tindak pemerkosaan. Itu dari keterangan awal korban," ucapnya.

Korban Ditemukan Warga Tangan Terikat

Rumah yang menjadi lokasi penyekapan hingga pemerkosaan adalah rumah kontrakan. Rumah tersebut disewa oleh pelaku selama tiga hari.

"Rumah tersebut disewa sekitar tiga hari, mulai Jumat hingga kejadian terungkap pada Minggu," ucapnya.

Korban pun berhasil kabur setelah pemilik rumah datang ke lokasi bermaksud mengecek dan memberitahukan penyewa bahwa waktu sewa rumah telah berakhir. Namun, bukannya mendapati pelaku, pemilik rumah malah menemukan perempuan muda dalam kondisi terikat.

"Korban akhirnya bisa keluar dari rumah setelah pemilik kontrakan datang memeriksa rumah karena masa sewanya telah habis. Saat pemilik rumah mengetuk pintu, korban kemudian muncul dari dalam rumah," bebernya.

Latif menegaskan, kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian.

"Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran. Ketika petugas tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi, pelaku sudah melarikan diri dan tidak berada di TKP," tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sebanyak 5.426 Jemaah Haji Aceh Terima Dana Wakaf Baitul Asyi Rp9,2 Juta per Orang
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
BI dan Pemerintah Luncurkan GPIPS di Sidoarjo: Strategi Jitu Kendalikan Inflasi & Perkuat Ketahanan Pangan
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
1.000 UMKM di Bali Akad Massal Pembiayaan KUR
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Kemensos Akan Bawa Kasus Pengadaan Sepatu ke Aparat Bila Ada Pelanggaran
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Penguatan Data dan Verifikasi Lapangan, Kunci Jalannya ESG Sektor Batu Bara
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.