Polisi Dalami Aksi Komplotan Begal Palmerah, Kemungkinan Beraksi di Tempat Lain

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Polda Metro Jaya masih mengembangkan kasus begal yang dilakukan komplotan Taufik alias Gembel di pinggir tol Kebon Jeruk, Palmerah, Jakarta Barat. Polisi mendalami kemungkinan adanya tempat kejadian perkara (TKP) lain yang dilakukan kelompok tersebut di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Danang Setiyo Pambudi mengatakan, pengembangan dilakukan usai polisi menangkap satu pelaku dan mengidentifikasi tiga anggota komplotan lainnya yang masih buron.

“Kemudian untuk dari kejadian ini, saat ini masih dilakukan pengembangan untuk TKP-TKP lain yang berada di Jakarta maupun di sekitar Jakarta,” kata Danang di Polda Metro Jaya, Rabu (13/5).

Ia menyebut tim saat ini masih memburu tiga pelaku lain berinisial GR, PI, dan JU.

“Jadi saat ini masih kami melakukan, tim masih melakukan pengembangan termasuk mengejar tiga rekan pelaku lainnya yang saat ini masih berada di luar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat tim sudah bisa melakukan penangkapan dan melakukan pengembangan terhadap TKP-TKP lainnya,” ujarnya.

Danang mengatakan, pengakuan tersangka menyebut kelompok tersebut juga pernah beraksi di wilayah lain di Jakarta. Namun polisi masih mendalami keterangan tersebut.

“Iya, memang demikian sebagai pengakuan, namun saat ini kita tidak hanya mengejar pengakuan saja, kita masih melakukan pengembangan untuk TKP-TKP lainnya,” tutur dia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menambahkan, Ditreskrimum akan berkoordinasi dengan jajaran Polres untuk mencocokkan modus operandi kelompok tersebut dengan kasus serupa lainnya.

“Artinya Ditreskrimum pasti akan berkoordinasi dengan Polres jajaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya apabila ada suatu peristiwa kejadian sama, modus operandi dengan ciri-ciri para pelaku, ini juga akan di-cross check,” kata Budi dalam kesempatan yang sama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rumah Peninggalan Rektor Pertama UGM, Prof. Dr. Sardjito di Yogyakarta Dijual
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Modus Baru Peredaran Happy Water di Jakut, Barang Ditempel lalu Dijemput Pembeli
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Tak Cantumkan Objek Waris, Teddy Pardiana: Hanya Atur soal Penetapan
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Kartini Abad 21: Perempuan Indonesia Ditantang Kuasai Dunia Digital
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BTN Syariah Salurkan KPR Subsidi Rp2,7 Triliun per April 2026
• 20 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.