Valuasi IHSG Murah dengan PER Turun ke Level 16 Kali, Saatnya Koleksi Saham?

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Valuasi rata-rata bursa di Indonesia kini sudah turun dengan price earning ratio (PER) di level 16 kali. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan Komisioner sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, hari ini.

Dia menuturkan, valuasi bursa Indonesia kini terbilang murah jika dibandingkan dengan bursa regional. 

Hal itu diungkapkan Hasan, menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pascapengumuman rebalancing indeks MSCI. Apabila menilik jauh ke belakang, IHSG sempat mencapai posisi all-time high (ATH) pada 20 Januari 2026 lalu ke level 9.134 dengan kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 16.590 triliun.

“IHSG sekarang sudah jauh di bawah posisi pada saat terjadi ATH di pertengahan Januari,” ujar Hasan dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (13/5). 

Dia mengatakan, dinamika pasar saat ini dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari gejolak geopolitik global dan regional, hingga kondisi domestik yang turut menekan pergerakan pasar saham.

Kendatipun begitu, Hasan menilai kondisi itu justru dapat menjadi peluang bagi investor untuk masuk ke pasar modal, seiring valuasi saham yang semakin menarik. Namun, ia mengingatkan investor agar selektif dalam memilih saham, khususnya emiten yang memiliki fundamental kuat dan prospek jangka panjang.

“Kami berharap para investor secara selektif memanfaatkan momentum ini untuk masuk di pasar dan memilih saham-saham terbaik yang secara prospektif dapat terus melakukan perbaikan kinerja dari waktu-waktu,” ucapnya.

OJK Sebut Tak Ada Panic Selling

Pagi tadi, lembaga pemeringkat global MSCI Inc mendepak 18 saham dari indeks Indonesia. Sebanyak enam saham Indonesia dari daftar MSCI Global Indexes. 

Seiring dengan pengumuman itu, IHSG dibuka anjlok pada perdagangan Rabu (13/5) pagi. Hingga sore ini pun, indeks masih terus melemah dengan cukup dalam dan sempat terkoreksi 2,05% pada pukul 15.09 WIB.

Namun, Hasan menilai pergerakan pasar seusai pengumuman review MSCI masih berada dalam kondisi wajar. Kendati IHSG tertekan, aktivitas perdagangan disebutnya berjalan normal, dan pelemahan kali ini terjadi sebagai konsekuensi reaksi pasar terhadap rebalancing.

Menurut Hasan, saham-saham yang terdampak pun tidak ada yang menyentuh auto rejection bawah (ARB) atau batas penurunan harga terendah (ARB). 

Ia juga menilai frekuensi, volume, dan nilai transaksi perdagangan relatif baik dan tidak menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kondisi tersebut, kata Hasan, mencerminkan tidak adanya panic selling atau tekanan jual satu arah karena aksi pelepasan saham masih diimbangi oleh kekuatan beli di pasar.

Nah ini juga kami konfirmasi, kalau kami lihat sebetulnya per hari ini dengan seluruh dinamika yang ada termasuk apa yang terjadi secara geopolitik di regional global maupun apa yang terjadi di domestik,” ucap Hasan.  

IHSG Anjlok Paling Dalam

IHSG kini menjadi indeks saham dengan kinerja terburuk di Asia sepanjang tahun berjalan atau year to date (ytd). Hingga penutupan perdagangan sore ini, IHSG tercatat merosot 22,25% ke level 6.723.

Managing Director PT Samuel Tumbuh Bersama, Tae Yong Shim, menilai anjloknya IHSG dipicu kombinasi berbagai faktor di dalam dan luar negeri, mulai dari tekanan terhadap nilai tukar rupiah, eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah hingga tuntutan dari pengelola indeks global MSCI terhadap transparansi pasar modal Indonesia. 

Berdasarkan data yang dihimpun Katadata dari sejumlah bursa saham Asia, indeks saham Korea Selatan KOSPI mencatatkan kenaikan tertinggi di kawasan dengan lonjakan 84,03% ke level 7.931,16. 

Kenaikan signifikan KOSPI tak lepas dari upaya reformasi pasar modal yang tengah dilakukan Korsel untuk membuka peluang kenaikan status dari pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar maju (developed market) dalam klasifikasi MSCI.

Shim menilai terdapat dua faktor utama yang menekan pasar saham Indonesia. Pertama, meningkatnya tuntutan MSCI terhadap transparansi dan kualitas free float emiten di pasar domestik. Kedua, pelemahan nilai tukar rupiah yang masih berlanjut. 

“Kedua isu tersebut merupakan persoalan struktural, sehingga penyelesaiannya membutuhkan keputusan strategis dari pemilik bisnis dan pembuat kebijakan,” kata Shim.

Sorotan MSCI terhadap struktur kepemilikan saham yang terkonsentrasi pada sejumlah emiten dinilai memicu kekhawatiran investor asing terhadap tingkat likuiditas dan aksesibilitas pasar Indonesia. 

Di sisi lain, pelemahan rupiah turut meningkatkan tekanan terhadap arus modal asing, terutama di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah. 

Meskipun demikian, Shim menilai peluang pembalikan arah atau reversal tetap terbuka seiring valuasi saham domestik yang kini semakin murah. Ia menyebut Samuel Sekuritas masih mempertahankan rekomendasi underweight secara taktis untuk aset saham.  

Daftar Lengkap Kinerja Indeks se-Asia sejak Awal 2026: 

  1. KOSPI Korea Selatan: naik 84,03% 
  2. Taiwan Stock Exchange Weighted Index: naik 42,39% 
  3. Nikkei Jepang: naik 23,99% 
  4. SET Thailand: naik 19,11% VN Index Vietnam: naik 6,22% 
  5. Straits Times Singapura: naik 6,24% 
  6. Shanghai Composite Cina: naik 6,45% 
  7. Tadawul Arab Saudi: naik 6,25% 
  8. Malaysia KLCI: naik 3,88% 
  9. Hang Seng Hong Kong: naik 3,03% 
  10. Bursa Efek Indonesia: turun 20,14%
 

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sosok Heri Black yang Rumahnya Digeledah KPK terkait Kasus Bea Cukai
• 3 jam laludetik.com
thumb
Resmi! AFC Beri Hukuman Berat untuk Pemain Qatar usai Insiden Panas Lawan Timnas Indonesia U-7 di Piala Asia U-17 2026
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Premium dengan Bunga Kompetitif
• 19 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Tegas, Ketua Komisi II DPR RI Minta Juri Lomba Cerdas Cermat MPR Di-Blacklist: Akui Anda Salah
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
OJK Dorong Emiten Potensial Masuk Indeks MSCI
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.