Jakarta (ANTARA) - Reaksi cepat warga berhasil menyelamatkan seorang anak difabel dari kebakaran yang melanda sebuah rumah di Jalan Bojong Raya RT 11/RW 04, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu malam.
Ketua RT 11, Yahya mengatakan, awalnya ibu anak itu keluar rumah untuk bertemu anaknya yang pertama, sementara anaknya yang masih kecil ditinggalkan di dalam rumah.
"Jadi ibunya lagi keluar rumah, mungkin jemput anaknya yang pertama yang lagi sekolah. Terus anak ini tinggal di rumah," kata Yahya kepada wartawan di lokasi, Rabu.
Tak lama setelah rumah ditinggalkan, kobaran api muncul dan dengan cepat membesar.
Warga sekitar mengetahui adanya anak kecil di dalam rumah langsung berupaya melakukan penyelamatan dengan mendobrak pintu rumah yang terbakar.
Upaya tersebut berhasil menyelamatkan anak difabel berusia sekitar lima tahun dari dalam kamar rumah yang terbakar.
“Warga langsung dobrak masuk evakuasi anak itu dari dalam kamar, umurnya lima atau enam tahun gitu,” kata Yahya.
Berdasarkan informasi yang Yahya ketahui, kebakaran itu berasal dari korsleting listrik.
"Terus info yang saya dapat, (awal kebakaran) dari korsleting listrik ya, korsleting," kata Yahya.
Adapun, Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat yang tiba di lokasi berhasil memadamkan api sekitar 20 menit kemudian dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran.
Kendati tidak ada korban jiwa maupun luka, insiden itu tetap menimbulkan kerugian material bagi pemilik rumah.
Baca juga: Empat orang tewas dalam kebakaran rumah di Tanjung Priok
Baca juga: Gulkarmat Jaktim kerahkan 60 personel padamkan kontrakan di Ciracas
Baca juga: Polisi: 80 persen lantai 4 rumah anggota BPK di Simatupang terbakar
Ketua RT 11, Yahya mengatakan, awalnya ibu anak itu keluar rumah untuk bertemu anaknya yang pertama, sementara anaknya yang masih kecil ditinggalkan di dalam rumah.
"Jadi ibunya lagi keluar rumah, mungkin jemput anaknya yang pertama yang lagi sekolah. Terus anak ini tinggal di rumah," kata Yahya kepada wartawan di lokasi, Rabu.
Tak lama setelah rumah ditinggalkan, kobaran api muncul dan dengan cepat membesar.
Warga sekitar mengetahui adanya anak kecil di dalam rumah langsung berupaya melakukan penyelamatan dengan mendobrak pintu rumah yang terbakar.
Upaya tersebut berhasil menyelamatkan anak difabel berusia sekitar lima tahun dari dalam kamar rumah yang terbakar.
“Warga langsung dobrak masuk evakuasi anak itu dari dalam kamar, umurnya lima atau enam tahun gitu,” kata Yahya.
Berdasarkan informasi yang Yahya ketahui, kebakaran itu berasal dari korsleting listrik.
"Terus info yang saya dapat, (awal kebakaran) dari korsleting listrik ya, korsleting," kata Yahya.
Adapun, Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat yang tiba di lokasi berhasil memadamkan api sekitar 20 menit kemudian dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran.
Kendati tidak ada korban jiwa maupun luka, insiden itu tetap menimbulkan kerugian material bagi pemilik rumah.
Baca juga: Empat orang tewas dalam kebakaran rumah di Tanjung Priok
Baca juga: Gulkarmat Jaktim kerahkan 60 personel padamkan kontrakan di Ciracas
Baca juga: Polisi: 80 persen lantai 4 rumah anggota BPK di Simatupang terbakar





