Nadiem tak Menyesal Terima Jabatan Sebagai Menteri

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA  -- Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019-2024 Nadiem Anwar Makarim mengaku tak menyesal sempat bergabung dengan pemerintahan meski dituntut pidana dalam kasus dugaan korupsi Chromebook.

Dia mengatakan bekerja dengan tujuan mencari uang bisa dilakukan seumur hidup. Sedangkan untuk membantu generasi penerus bangsa menjadi lebih baik hanya merupakan kesempatan sekali dalam seumur hidup.

Baca Juga
  • Nadiem Ungkap Kesalahan Logika Jaksa: Kenaikan Harta Rp 4,87 Bukan Hasil Korupsi, Tapi IPO GoTo
  • Nadiem Sakit Hati Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp5,67 Triliun
  • Tuntutan 18 Tahun Penjara untuk Nadiem

"Jadi saya tidak mungkin akan menolak jabatan atau amanah itu pada saat ditawarkan. Mau saya gagal pun, risiko gagal, risiko masuk penjara, pasti saya ambil karena masa depan Indonesia itu lebih penting dari segala risiko ini," kata Nadiem saat ditemui usai sidang pembacaan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakpus, Rabu.

Meski begitu, ia mengaku kecewa, sakit hati, dan patah hati, dengan tuntutan yang dilayangkan terhadap dirinya, setelah semua pengabdiannya kepada negara.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Namun, kata dia, hal itu tidak berarti dirinya tak mencintai Indonesia. Menurut dia, seseorang bisa merasakan patah hati apabila benar-benar mencintai sesuatu.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank-Bank AS Mulai Berubah, Siap Hadapi Petaka Besar
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Minta Aksi Unjuk Rasa Tetap Damai dan Tertib, Komunitas Anyer Menteng Jakpus: Jangan Mudah Terprovokasi
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Bikin Melongo! Bukan Cuma Gaji Naik 300%, Hakim Juga Bakal Dikasih Rumah oleh Negara
• 16 jam laludisway.id
thumb
Antisipasi Hanta Virus, Kemenkes Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan Internasional
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Tak Penuhi Standar, Operasional 1.738 SPPG Dapur MBG Diberhentikan Sementara
• 21 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.