HARIAN FAJAR, JAKARTA – Jose Mourinho resmi disepakati sebagai pelatih Real Madrid untuk musim depan. Pengumuman resmi dijadwalkan pekan depan. Pelatih asal Portugal ini menyiapkan langkah besar untuk mengubah dinamika tim. yang selama ini dinilai bermasalah akibat terlalu banyak suara di ruang
Mourinho mengajukan syarat utama kepada manajemen Real Madrid, yaitu mendapatkan kendali penuh atas tim dan dinamika para pemain. Menurutnya, masalah utama yang membuat Real Madrid tidak stabil adalah karena adanya terlalu banyak suara yang memecah konsentrasi skuad.
“Saya ingin mengendalikan penuh tim dan memastikan ruang ganti menjadi tempat yang kondusif,” kata Mourinho saat berbicara dengan manajemen klub.
Situasi ruang ganti saat ini memang memanas. Xabi Alonso sudah dipecat karena konflik dengan sejumlah pemain, sementara pelatih caretaker Alvaro Arbeloa tidak memiliki hubungan baik dengan para pemain dan bahkan dijuluki “cone” oleh mereka.
Rencana Pelepasan Besar-besaranSelain mengatur ulang struktur kepelatihan, Mourinho juga berencana melepas sembilan pemain di bursa transfer musim panas 2026. Beberapa kontrak pemain seperti David Alaba dan Dani Carvajal akan berakhir pada 30 Juni 2026, sehingga keputusan ini dianggap tepat untuk menyegarkan skuad.
Dani Ceballos, yang kontraknya habis musim depan, juga masuk dalam daftar pelepasan karena dinilai tidak lagi memberikan kontribusi maksimal bagi Los Blancos. Sementara Franco Mastantuono yang baru didatangkan awal musim ini kemungkinan akan dipinjamkan ke klub lain.
Empat pemain lainnya yang akan dilepas adalah Eduardo Camavinga, Raul Asencio, Gonzalo García, dan Fran García. Langkah ini juga bertujuan untuk mendapatkan dana tambahan guna memperkuat skuad pada bursa transfer mendatang.
“Sembilan pemain ini hampir pasti akan dilepas, dan jumlahnya bisa bertambah sesuai kebutuhan tim,” jelas Mourinho menegaskan rencananya.
Terakhir, Andriy Lunin juga masuk dalam daftar pemain yang akan dilepas oleh Mourinho sebagai bagian dari transformasi total yang ingin dia lakukan di Real Madrid.
Kendati demikian, langkah besar ini menunjukkan ambisi Mourinho untuk mengembalikan kejayaan Real Madrid dengan membangun tim yang solid dan disiplin, tanpa gangguan dari dinamika internal yang selama ini menjadi kendala.





