Satu dari dua kerangka yang ditemukan pemancing di sekitar Sungai Bedog, Dusun Mangir Tengah, RT 004, Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Senin (11/5), telah teridentifikasi.
"Kerangka pertama atau kerangka yang ditemukan dengan sebagian pakaian telah teridentifikasi," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Kamis (14/5).
Rita mengatakan sebelumnya ada warga Dusun Tegaldowo, Grujugan, Bantul, yang melaporkan anggota keluarganya hilang.
"Bahwa keluarga yang merasa kehilangan menerangkan identitas anggota keluarganya yang hilang adalah Sumadi, lahir di Kulon Progo, 16 Maret 1972, berjenis kelamin laki-laki," katanya.
Polisi kemudian mendatangi warga yang melapor dan mereka membenarkan bahwa celana dalam yang dipakai mayat tersebut merupakan milik Sumadi.
"Kemudian, gigi depan atas kanan merupakan gigi palsu," katanya.
Dari hasil koordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara, terdapat kesamaan ciri pada gigi depan bagian atas sebelah kanan mayat tersebut.
Alami Gangguan MentalRita mengatakan keluarga juga menyampaikan bahwa Sumadi sedang menjalani kontrol dan pengobatan di RS Panembahan Senopati.
"Bahwa yang bersangkutan mempunyai riwayat gangguan mental," katanya.
Di sisi lain, polisi belum menjelaskan penyebab kematian Sumadi, termasuk apakah ada unsur tindak pidana dalam kematiannya.
Sebelumnya diberitakan, dua mayat ditemukan di sekitar Sungai Bedog, Dusun Mangir Tengah, RT 004, Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Senin (11/5). Kondisi mayat sudah rusak dan tidak bisa dikenali.
"Dua mayat. Yang satu kerangka, cuma hilang lengan kirinya," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, saat dihubungi, Senin (11/5).
Dari pemeriksaan sementara, mayat diperkirakan sudah meninggal sekitar dua sampai tiga minggu sebelumnya. Mayat hanya menyisakan sedikit daging di bagian punggung atas dan telapak kaki.
Sementara itu, satu mayat lainnya hanya ditemukan bagian batok kepala.
"Yang satu lagi hanya batok kepala saja," katanya.
Mayat kedua diperkirakan sudah meninggal berbulan-bulan karena saat ditemukan kondisinya sudah berlumut.
Jarak antara mayat pertama dan mayat kedua berkisar tiga meter.





