EtIndonesia. Perang Rusia-Ukraina masih terus berlangsung, namun kerinduan masyarakat terhadap perdamaian tidak pernah berubah. Baru-baru ini, di pusat kota Kyiv, sejumlah praktisi Falun Dafa di Ukraina melakukan latihan bersama untuk merayakan “Hari Falun Dafa Sedunia” pada 13 Mei.
Sejak tahun 2.000, tanggal 13 Mei diperingati sebagai Hari Falun Dafa Sedunia, untuk mengenang hari ketika Falun Dafa—sebuah latihan kultivasi spiritual yang berakar pada budaya tradisional Tiongkok—diperkenalkan kepada publik oleh pendirinya, Master Li Hongzhi, pada tahun 1992.
Falun Dafa adalah sebuah disiplin spiritual tradisional Tiongkok yang berpusat pada peningkatan diri, terdiri dari lima latihan meditasi serta ajaran moral berdasarkan prinsip Sejati, Baik, dan Sabar. Latihan ini dengan cepat menjadi populer di Tiongkok pada tahun 1990-an, dengan statistik pemerintah menunjukkan bahwa antara 70 hingga 100 juta orang telah mempraktikkannya.
Meskipun saat ini dipraktikkan di lebih dari 100 negara di seluruh dunia, disiplin ini dilarang di Tiongkok. Melihat popularitas Falun Dafa yang terus meningkat sebagai ancaman terhadap kekuasaannya, Partai Komunis Tiongkok (PKT) melancarkan kampanye penganiayaan brutal terhadap disiplin spiritual tersebut pada tahun 1999, dengan bersumpah untuk melenyapkannya. Penganiayaan di Tiongkok masih berlanjut hingga hari ini, dengan laporan mengenai penyiksaan, kerja paksa, pencucian otak, pengawasan, pembunuhan, bahkan pengambilan organ hidup-hidup.
Di pusat kota Kyiv, beberapa praktisi Falun Gong Ukraina terlihat duduk bermeditasi dan melakukan latihan gerakan. Suasana damai dan tenang membuat orang sejenak melupakan hiruk-pikuk perang dan kerasnya kehidupan.
“Hal utama yang saya pelajari adalah bagaimana hidup damai dengan diri sendiri dan dengan dunia di sekitar saya,” ujar seorang praktisi Falun Gong Ukraina, Ella.
Natalia, seorang akuntan, mulai berlatih Falun Dafa setahun lalu.
“Tiba-tiba saya menyadari bahwa penyakit sendi tulang yang mengganggu saya sejak 2007 hilang. Dulu anak-anak saya harus membantu saya berpakaian, memakai sepatu, bahkan membantu saya berdiri. Saya benar-benar tidak suka keadaan itu,” katanya.
“Karena itu saya mulai mencari cara untuk menyelamatkan diri sendiri, agar tidak lagi membebani anak-anak, dan bisa menjalani masa tua yang sehat, ceria, damai, dan bahagia,” tambahnya.
Seorang insinyur bernama Denis telah berlatih Falun Dafa hampir 20 tahun. Ia percaya bahwa di masa sulit yang dihadapi negaranya, latihan ini dapat membantu masyarakat Ukraina mengurangi tekanan batin.
“Meskipun banyak kesulitan, tetap ada kebijaksanaan yang dapat membantu manusia. Berlatih Falun Dafa membuat orang memiliki harapan. Alam semesta itu penuh belas kasih. Selama hati kita tetap baik, kita akan mendapatkan bantuan,” katanya.
Praktisi lain, Marianna, mengatakan: “Perang benar-benar mengguncang isi hati seseorang. Anda mulai memikirkan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah dipikirkan: kehidupan, sebab-akibat. Berlatih Dafa memberi kesempatan bagi orang untuk memahami semua itu. Sebagai praktisi Falun Dafa, keharmonisan batin saya berasal dari Dafa.”
Melihat suasana damai latihan Falun Gong tersebut, beberapa anak muda di Kyiv bahkan langsung bergabung mencoba latihan di lokasi.
Seorang warga Kyiv bernama Nadezhda mengatakan bahwa dirinya sudah mendaftar untuk mengikuti kelas belajar Falun Gong.
Ia berkata: “Saya melihat mereka memperkenalkan latihan ini di sini, dan mungkin saya juga bisa belajar. Seorang perempuan memberi tahu saya bahwa gerakannya mudah dipelajari, cocok untuk semua usia, tidak ada pantangan khusus, dan ada kelompok untuk pemula. Saya sangat tertarik. Saya dan teman saya memutuskan ikut kelas pertama hari Minggu.”
Para praktisi di Kyiv juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada pendiri Falun Dafa, Li Hongzhi.
Marianna berkata: “Saya dengan tulus mengucapkan Selamat Hari Falun Dafa dan selamat ulang tahun kepada Guru Li Hongzhi. Hari ini memiliki tempat yang sangat istimewa di hati setiap praktisi. Ini adalah hadiah yang Guru berikan kepada kami. Saya ingin mengucapkan terima kasih. Terima kasih, Guru!”
Ella juga mengatakan: “Selamat ulang tahun kepada Guru Li Hongzhi! Saya sangat berterima kasih karena apa yang saya pahami dari Dafa sungguh tak ternilai. Terima kasih!”
Laporan NTDTV dari biro Kyiv, Ukraina.





