Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Jakarta, Serukan Kecintaan pada Umat dan Alam

suarasurabaya.net
10 jam lalu
Cover Berita

Sekitar 2.300 jemaat memadati peribadatan di hari raya kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Jakarta. Romo Yohanes Deodatus Pastor di Gereja Katedral Jakarta menyerukan kecintaan kepada umat manusia dan alam ciptaan Tuhan.

Di mana setiap umat Katolik diajak untuk belajar dari Yesus Kristus yang menghargai umat manusia, tanpa memandang bulu.

“Yesus sungguh mencintai orang-orang kecil, orang-orang miskin, orang-orang yang menderita. Nah, tugas itu juga diberikan pada kita semua,” kata Romo Deodatus di Gereja Katedral Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Romo menjelaskan, hari ini ada 4 peribadahan yang dilangsungkan di Gereja Katedral Jakarta, yaitu pada jam 08.30 WIB, 11.00 WIB, 16.30 WIB dan jam 19.00 WIB. Pada peribadatan kali ini, umat katolik diajak merenungkan Kenaikan Yesus Kristus.

“Bagaimana Allah datang ke dunia itu juga menebus seluruh makhluk ya. Tidak hanya manusia saja ya. Maka dikatakan perintah Yesus itu pesan yang terakhir dia katakan, wartakanlah ke ujung dunia kepada segala makhluk. Jadi enggak hanya manusia,” katanya.

Hari Kenaikan Yesus Kristus merupakan salah satu hari besar penting dalam kalender umat Kristen, yang diperingati 40 hari setelah Paskah. Perayaan ini mengenang peristiwa naiknya Yesus Kristus ke surga setelah kebangkitan-Nya, sebagaimana tertulis dalam Alkitab pada Kisah Para Rasul 1:9–11.

Di Indonesia, Hari Kenaikan Yesus Kristus juga ditetapkan sebagai hari libur nasional dan diperingati oleh umat Kristen melalui berbagai kegiatan ibadah dan refleksi rohani.

Hari Kenaikan Yesus Kristus memiliki makna mendalam sebagai simbol kemenangan Yesus atas maut dan dosa. Peristiwa ini diyakini sebagai kembalinya Yesus kepada Allah Bapa dalam kemuliaan setelah menyelesaikan misi keselamatan di dunia.

Selain itu, perayaan ini menjadi pengingat bagi umat Kristen untuk terus hidup dalam kasih, damai, dan pelayanan kepada sesama. Hari Kenaikan juga dipandang sebagai awal penantian turunnya Roh Kudus yang kemudian diperingati dalam Pentakosta.

Makna lainnya adalah memberikan harapan akan kehidupan kekal dan penguatan iman bagi umat percaya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.(lea/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemukim Ilegal Israel Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Bunuh Remaja dan Curi 700 Domba
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Sosok Heri Black yang Rumahnya Digeledah KPK terkait Kasus Bea Cukai
• 21 jam laludetik.com
thumb
Ini Syarat Ngelamar Jadi Penjaga Perlintasan Kereta Api KAI 2026
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Top Losers Sepekan: SHIP, BREN hingga TPIA Rontok saat MSCI Tekan IHSG
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Ini Syarat Masa Kerja PPPK yang Dapat Gaji ke-13 dari Pemerintah Mulai Juni 2026
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.