Cara Screening Saham di TradingView yang Efektif untuk Menemukan Peluang

katadata.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Aktivitas investasi dan trading saham semakin diminati di tengah berkembangnya akses digital ke pasar modal. Namun, banyaknya emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia maupun pasar global membuat proses memilih saham potensial menjadi tantangan tersendiri bagi investor.

Kondisi tersebut mendorong penggunaan alat bantu analisis yang mampu mempercepat proses pencarian saham. Salah satu fitur yang banyak digunakan trader dan investor saat ini adalah stock screener di platform TradingView. Fitur ini memungkinkan pengguna menyaring saham berdasarkan data fundamental maupun teknikal sehingga proses analisis menjadi lebih efisien.

Cara Screening Saham di TradingView penting dipahami karena dapat membantu investor menemukan saham sesuai strategi investasi tanpa harus memeriksa ratusan grafik secara manual. Melalui sistem penyaringan berbasis data, investor dapat mengambil keputusan yang lebih terukur dan tidak hanya bergantung pada sentimen pasar.

Apa Itu Screening Saham?

Screening saham adalah proses menyaring atau memilih saham berdasarkan kriteria tertentu untuk menemukan emiten yang sesuai dengan tujuan investasi atau trading. Proses ini biasanya dilakukan menggunakan parameter fundamental maupun teknikal agar investor dapat mempersempit pilihan saham dari ribuan emiten yang tersedia di pasar.

Dalam praktiknya, screening saham digunakan untuk mencari perusahaan dengan karakteristik tertentu. Sebagai contoh, investor jangka panjang umumnya mencari saham dengan fundamental kuat, laba stabil, dan valuasi menarik. Sementara itu, trader jangka pendek lebih fokus pada volume transaksi, momentum harga, dan tren pergerakan saham.

Proses penyaringan saham menjadi penting karena pasar saham bergerak sangat cepat. Tanpa sistem penyaringan yang jelas, investor berisiko mengambil keputusan berdasarkan spekulasi atau informasi yang belum terverifikasi. Dengan screening saham, proses analisis menjadi lebih sistematis karena keputusan dibuat berdasarkan data yang terukur.

Selain meningkatkan efisiensi, screening saham juga membantu mengurangi bias emosional dalam investasi. Investor dapat menetapkan parameter tertentu sejak awal sehingga saham yang muncul sudah sesuai dengan strategi yang diterapkan.

Apa Itu Screener di TradingView?
Cara Screening Saham di TradingView (Gotrade)

 

TradingView merupakan platform analisis pasar yang menyediakan data harga real time, grafik interaktif, indikator teknikal, dan fitur penyaringan saham atau Stock Screener. Fitur ini digunakan untuk membantu investor menemukan saham potensial berdasarkan parameter tertentu.

Secara umum, screener di TradingView bekerja dengan cara memfilter saham menggunakan data fundamental dan teknikal. Pengguna dapat menentukan kriteria seperti kapitalisasi pasar, rasio harga terhadap laba (price to earnings ratio/PER), volume perdagangan, hingga indikator teknikal seperti moving average dan relative strength index (RSI).

Setelah filter diterapkan, sistem akan menampilkan daftar saham yang memenuhi kriteria tersebut. Dari hasil penyaringan tersebut, investor dapat melanjutkan analisis menggunakan grafik harga maupun laporan keuangan perusahaan.

Fitur Stock Screener di TradingView dapat diakses melalui menu Produk, kemudian memilih Penyaring dan kategori Saham. Di dalamnya tersedia berbagai kategori filter yang mencakup data valuasi, performa harga, kinerja keuangan, serta indikator teknikal.

Mengapa Screening Saham Penting?

Screening saham menjadi semakin penting di tengah pergerakan pasar yang cepat dan tingginya arus informasi. Investor tidak lagi hanya bersaing dengan pelaku pasar lokal, tetapi juga menghadapi dinamika global yang dapat mempengaruhi harga saham dalam waktu singkat.

Screening saham membantu investor tetap fokus pada emiten yang benar-benar sesuai dengan strategi investasi. Sebagai contoh, trader harian biasanya mencari saham dengan volatilitas dan volume transaksi tinggi karena lebih aktif diperdagangkan. Di sisi lain, investor jangka panjang cenderung memilih saham dengan pertumbuhan laba stabil dan valuasi yang masih menarik.

Melalui proses screening, investor dapat menghemat waktu sekaligus meningkatkan kualitas analisis karena saham yang ditinjau telah melewati proses penyaringan awal.

Cara Screening Saham di TradingView

Cara Screening Saham di TradingView dapat dilakukan dengan beberapa tahapan agar hasil penyaringan lebih relevan dan sesuai kebutuhan investasi.

  1. Langkah pertama adalah membuka fitur Stock Screener di platform TradingView. Setelah masuk ke halaman penyaring, pengguna akan melihat daftar saham lengkap dengan berbagai data pendukung seperti harga saham, volume perdagangan, kapitalisasi pasar, perubahan harga harian, hingga indikator teknikal.
  2. Tahap berikutnya adalah menentukan kriteria pencarian saham. Pada tahap ini, investor perlu menyesuaikan filter dengan tujuan investasi yang dimiliki. Investor jangka panjang biasanya lebih memperhatikan faktor fundamental seperti PER, pertumbuhan laba, dan pendapatan perusahaan. Sementara itu, trader jangka pendek lebih fokus pada volume perdagangan dan momentum harga.
  3. Dalam proses screening, salah satu filter yang paling sering digunakan adalah kapitalisasi pasar atau market cap. Filter ini membantu investor menentukan ukuran perusahaan, mulai dari small cap, mid cap, hingga large cap. Saham large cap umumnya dianggap lebih stabil dan likuid karena memiliki nilai kapitalisasi pasar yang besar.
  4. Selain itu, investor juga dapat menggunakan filter volume perdagangan untuk melihat tingkat aktivitas transaksi suatu saham. Volume tinggi biasanya menunjukkan minat pasar yang besar sehingga saham lebih mudah diperdagangkan.

Cara Screening Saham di TradingView juga banyak memanfaatkan indikator teknikal untuk membaca trend pasar. Indikator seperti moving average, MACD, dan RSI digunakan untuk mengidentifikasi momentum harga dan potensi arah pergerakan saham.

Sebagai contoh, investor dapat mencari saham yang berada di atas garis moving average untuk menemukan saham yang sedang berada dalam tren naik. Sementara indikator RSI sering digunakan untuk melihat kondisi jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold).

Contoh Screening Saham di TradingView

Agar lebih mudah dipahami, investor dapat menggunakan contoh sederhana dalam proses screening saham. 

  • Misalnya, seorang trader ingin mencari saham dengan kapitalisasi besar, volume perdagangan tinggi, dan sedang berada dalam tren naik. Proses tersebut dapat dilakukan dengan membuka fitur Stock Screener, lalu memilih filter large cap pada kategori kapitalisasi pasar. Setelah itu, investor dapat menambahkan filter volume perdagangan di atas rata-rata harian untuk mencari saham yang aktif diperdagangkan.
  • Langkah berikutnya adalah menggunakan indikator teknikal seperti moving average untuk melihat saham yang berada dalam tren positif. Investor juga dapat menambahkan filter perubahan harga (price change) positif agar hasil pencarian lebih fokus pada saham yang sedang menguat.
  • Dalam beberapa detik, daftar saham yang semula berjumlah ribuan akan menyusut menjadi puluhan emiten yang lebih relevan dengan strategi trading yang digunakan. Dari hasil tersebut, investor dapat melanjutkan analisis secara lebih mendalam menggunakan grafik maupun data fundamental perusahaan.
Tips Agar Screening Saham Lebih Efektif

Penggunaan screener saham akan lebih optimal jika dilakukan dengan langkah yang tepat. Investor perlu memahami bahwa screener hanya berfungsi sebagai alat penyaring awal, bukan penentu keputusan investasi akhir.

Karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan tujuan investasi sejak awal. Strategi trading harian tentu membutuhkan filter berbeda dibandingkan investasi jangka panjang.

Selain itu, investor sebaiknya tidak menggunakan terlalu banyak filter sekaligus karena hasil pencarian dapat menjadi terlalu sempit. Penggunaan filter yang sederhana tetapi tepat justru lebih efektif dalam menemukan saham potensial.

Cara Screening Saham di TradingView juga dapat ditingkatkan dengan memadukan analisis fundamental dan teknikal. Kombinasi keduanya membantu investor melihat kondisi perusahaan sekaligus membaca momentum pasar.

Fitur penyimpanan hasil screening dan notifikasi di TradingView juga dapat dimanfaatkan untuk memantau pergerakan saham secara berkala. Dengan fitur tersebut, investor tidak perlu mengatur ulang filter setiap kali melakukan analisis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Periksa 2 Saksi Swasta, KPK Dalami Soal Kredit Macet Terkait Kasus LPEI
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Menteri UMKM Larang Marketplace Naikkan Tarif Sepihak, Wajib Sosialisasi 3 Bulan
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Libur Panjang, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Menpora Erick Thohir Sebut Piala Presiden 2026 Jadi Bukti Sepak Bola Mampu Satukan Bangsa
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Program Banyuwangi Hijau Telah Layani 23.410 Rumah Tangga di 73 Desa
• 22 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.