BEIJING, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Presiden China sebagai sahabat.
Hal itu diungkapkan Trump saat bertemu Xi Jinping di Aula Besar Rakyat, Beijing, Kamis (14/5/2026) pagi waktu setempat.
Pertemuan Xi Jinping dilakukan secara tertutup, dan akan membicarakan sejumlah permasalahan global.
Baca Juga: Netanyahu Klaim Kunjungi UEA Secara Rahasia Saat Perang Iran, Abu Dhabi Bantah Keras
Selain kerja sama kedua negara, dua pemimpin negara besar tersebut juga akan membicarakan mengenai Iran dan Taiwan. Dalam pidatonya, Trump memberikan pujian bagi Xi Jinping.
“Anda adalah pemimpin hebat. Terkadang orang tidak suka saya mengatakan ini, tetapi saya tetap mengatakannya, karena memang benar,” ujarnya dikutip dari Associated Press.
“Sangat terhormat bisa bersama Anda. Sengat terhormat bisa menjadi teman Anda,” ucapnya.
Ia juga menjanjikan bahwa hubungan antara China dan Amerika Serikat akan menjadi lebih baik.
Sebelumnya, AS dan China sempat terlibat ketegangan khususnya ketika Trump mengumumkan akan menaikkan tarif ekspor.
Bahkan pada tahun lalu, AS sempat menerapkan tarif sebesar 145 persen untuk barang China yang masuk negara tersebut.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Associated Press
- benjamin netanyahu
- donald trump
- amerika serikat
- xi jinping
- sahabat





