JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menjajaki kerja sama dengan San Siro Stadium di Milan, Italia, untuk mempelajari pengelolaan stadion modern yang tidak hanya digunakan saat pertandingan berlangsung.
Penjajakan tersebut dilakukan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama delegasi Pemprov DKI saat berkunjung ke San Siro Stadium pada Selasa (12/5/2026).
Dalam kunjungan itu, delegasi Jakarta bertemu dengan General Manager San Siro Stadium Fabrizio Caruso serta Business Development San Siro Stadium Michele Finucci.
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dan pertukaran pengetahuan terkait pengelolaan stadion internasional, penyelenggaraan acara berskala besar, pengembangan museum stadion, teknologi pembibitan rumput, hingga strategi membangun keterlibatan suporter atau fan engagement.
Baca juga: Dari JIS ke GBK, Rencana Konser BTS di Jakarta Dibahas Pramono di Seoul
Belajar dari Pengalaman San SiroRano menilai Jakarta perlu belajar dari pengalaman San Siro yang telah berkembang menjadi ikon sepak bola dunia sekaligus destinasi wisata olahraga.
“San Siro adalah salah satu ikon sepak bola dunia yang sudah berusia 100 tahun sejak 1925 dan terus berkembang hingga memiliki kapasitas 75.000 penonton. Kita datang bukan sekadar berkunjung, tetapi belajar bagaimana sebuah stadion bisa hidup sebagai ruang sejarah, bisnis, hiburan, dan menjadi kebanggaan warga. JIS punya potensi besar untuk berkembang ke arah sana,” ujar Rano, dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta.
Menurut Rano, stadion modern tidak cukup hanya difungsikan sebagai arena pertandingan olahraga, tetapi juga perlu dikembangkan sebagai ruang hiburan, ekonomi kreatif, hingga destinasi publik.
Ia pun meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola Jakarta International Stadium (JIS) menindaklanjuti komunikasi dengan pihak San Siro.
Rano berharap kerja sama tersebut nantinya mencakup pengelolaan stadion, manajemen event internasional, optimalisasi kegiatan nonpertandingan, serta peningkatan pengalaman pengunjung agar JIS tetap aktif sepanjang tahun.
Baca juga: Mulai Beroperasi Juni 2026, Begini Cara ke Stasiun JIS Naik KRL
Tinjau Museum San SiroSelain berdiskusi, delegasi Pemprov DKI juga diajak berkeliling museum dan stadion San Siro untuk melihat langsung pengelolaan sejarah klub AC Milan dan Inter Milan sebagai bagian dari pengalaman pengunjung.
Delegasi turut mempelajari pengelolaan museum, tur stadion, penyusunan narasi sejarah klub, hingga cara San Siro menjaga hubungan emosional antara stadion dengan para pendukung sepak bola.
Michele Finucci mengatakan pihak San Siro terbuka untuk berbagi pengalaman dengan Jakarta dalam mengelola stadion modern.
“San Siro adalah stadion yang sangat bersejarah. Kami memiliki pengalaman panjang dalam mengelola pertandingan, tur stadion, museum, dan berbagai kegiatan yang melibatkan para penggemar. Kami senang dapat berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan delegasi dari Jakarta mengenai bagaimana stadion dapat dikelola sebagai tempat pertandingan, destinasi wisata, sekaligus ruang interaksi publik,” ujar Michele.
Baca juga: Stasiun JIS Beroperasi 2 Bulan Lagi, Warga: Tak Perlu Lagi Naik Ojek ke Ancol
Kedatangan AC Milan ke JakartaRano menambahkan, penjajakan kerja sama tersebut juga berkaitan dengan rencana kedatangan AC Milan ke Jakarta pada 8 Agustus 2026 untuk menghadapi Chelsea FC dalam laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Menurut dia, agenda tersebut menunjukkan Jakarta mulai dilihat sebagai pasar sepak bola internasional sekaligus kota penyelenggara event olahraga dunia.
“Kedatangan AC Milan ke Jakarta adalah sinyal penting. Dunia melihat Jakarta sebagai pasar, sebagai panggung, dan sebagai kota yang punya gairah besar terhadap sepak bola. Maka tugas kita adalah memastikan Jakarta siap bukan hanya sebagai tuan rumah pertandingan, tetapi juga sebagai kota yang mampu menghadirkan pengalaman kelas dunia,” tutur Rano.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




