JOMBANG, iNews.id - Nasib apes menimpa perempuan muda berinisial HAS (23) warga Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Dia menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan sepeda motor setelah berkenalan dengan seorang pemuda asal Surabaya melalui media sosial.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Indragiri, Kota Surabaya. Korban sudah melaporkan pelaku ke Polsek Wonokromo dengan nomor laporan LP-B/33/IV/2026/SPKT/Polsek Wonokromo/Polrestabes Surabaya/Polda Jatim.
Informasi yang diperoleh, kronologi kejadian bermula saat korban mengenal pelaku melalui media sosial. Dalam percakapan yang terjalin, pelaku mengaku bernama Firman Syahputra dan kemudian mengajak korban bertemu secara langsung.
Korban diminta menjemput pelaku di kawasan Kedundung, Mojokerto. Korban kemudian berangkat dari rumahnya di Wonosalam menggunakan sepeda motor Honda Scoopy bernopol S 3101 OCK dan bertemu dengan pelaku di Mojokerto. Setelah itu, pelaku mengambil alih kemudi sepeda motor dan membonceng korban menuju Surabaya.
Baca Juga:Kemenhaj Beri Peringatan ke Maskapai soal Keterlambatan Distribusi Koper Jamaah HajiSesampainya di Jalan Indragiri Surabaya, tepatnya dekat Lapangan THOR, pelaku meminta korban turun untuk membeli obat sakit perut di dalam apotek.
Korban kemudian masuk ke apotek untuk membeli obat, sementara pelaku menunggu di atas sepeda motor di pinggir jalan. Namun saat korban keluar dari apotek, pelaku bersama sepeda motor miliknya sudah tidak berada di lokasi.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan langsung melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian. Polisi menduga pelaku sengaja memanfaatkan kelengahan korban untuk membawa kabur kendaraan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Iptu Warsito, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan korban hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku.
“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek Wonokromo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini penyidik masih mendalami modus yang digunakan serta kemungkinan adanya korban lain,” ujar Warsito, Kamis (14/5/2026).
Dari hasil penyelidikan, polisi mengantongi identitas terduga pelaku bernama Fauzan Ikshannudin Abdillah (24), warga Kecamatan Sawahan, Surabaya.
Baca Juga:Puluhan Buruh di Lampung Diduga PHK Lewat WA, Perusahaan Sebut Pemberitahuan LiburSaat ini, kasus dugaan penipuan dan penggelapan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Penyidik juga terus mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.
#jatim




