Platform e-commerce Blibli menghadirkan layanan penukaran barang elektronik bekas menjadi saldo BlibliPay melalui fitur “Tukar ke Saldo”. Layanan ini memungkinkan pengguna menukar perangkat lama yang masih berfungsi tanpa harus menjualnya secara mandiri.
Melalui layanan tersebut, pengguna dapat menukarkan berbagai perangkat elektronik lama yang sudah tidak dipakai seperti smartphone, laptop, smartwatch, konsol game, televisi, hingga peralatan rumah tangga seperti AC, kulkas, dan mesin cuci.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sentuh 5,61%, Didorong Belanja Masyarakat
Proses penukaran dilakukan secara digital melalui aplikasi atau situs Blibli. Pengguna cukup mengisi informasi terkait jenis dan kondisi barang untuk mendapatkan estimasi nilai tukar.
Setelah proses verifikasi selesai, kurir akan menjemput barang langsung ke rumah pengguna. Nilai penukaran kemudian dikonversi menjadi saldo BlibliPay yang dapat digunakan untuk berbelanja di platform Blibli maupun membeli layanan di tiket.com.
Untuk kategori barang tertentu seperti smartphone dan laptop, nilai tukar dipengaruhi oleh kondisi fisik dan performa perangkat. Sementara untuk barang elektronik rumah tangga, faktor seperti kapasitas, kelengkapan aksesori, dan kondisi unit turut menentukan nilai penawaran. Blibli mengatakan nilai tukar bisa mencapai hingga Rp10 juta per item.
Selain fitur “Tukar ke Saldo”, Blibli juga menyediakan program “Tukar Tambah” yang memungkinkan barang lama digunakan sebagai potongan harga pembelian produk baru.
Baca Juga: Jaga Data Belanja Pemerintah Transparan, LKPP Resmi Luncurkan Master Produk dan Integrasikan SIPD RI
Layanan ini menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk memanfaatkan kembali barang elektronik yang sudah jarang digunakan, sekaligus mengurangi penumpukan limbah elektronik di rumah.





