Grid.ID - Anggota DPRD Jember, Achmad Syahri minta maaf ke publik usai ketahuan main game sambil merokok saat rapat. Dalam permintaan maaf itu, Achmad Syahri mengaku khilaf.
Seperti diketahui, baru-baru ini viral video seorang anggota DPRD Jember bermain game saar rapat. Tak hanya bermain game, anggota DPRD itu juga ketahuan merokok saat rapat.
Diketahui, rapat itu tengah membahas soal kesehatan, bersama dengan sejumlah stakeholder Komisi D yakni Dinas Kesehatan, 15 Puskesmas, Dinas sosial, juga BPJS Kesehatan.Imbas dari video itu, anggota DPRD tersebut langsung banjir hujatan.
Lantas bagaiman kronologi anggota DPRD Jember Main Game saat rapat? Simak penjelasannya.
Kronologi Anggota DPRD Jember Main Game Saat Rapat
Seperti diketahui, Achmad Syahri As Siddiqi, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, baru-baru ini viral di media sosial. Ia viral setelah ketahuan merokok dan bermain game saat rapat dengar pendapat (RDP), Senin, (11/5/2026).
Melansir Tribunnews.com, RDP itu membahas perihal kesehatan, bersama dengan sejumlah stakeholder Komisi D yakni Dinas Kesehatan, 15 Puskesmas, Dinas sosial, juga BPJS Kesehatan. Kala itu, mereka membahas soal penanganan campak di Kabupaten Jember, serta perkembangan universal health coverage (UHC).
Dalam rapat itu, tampak sejumlah anggota Komisi D mencecar mitra mereka, terutama perihal campak. Namun siapa sangka, di tengah rapat itu, Achmad Syahri terekam asyik bermain game.
Ia juga melakukan hal tersebut sambil merokok. Rekaman itu diketahui lantaran rapat tersebut bersifat terbuka sehingga wartawan dan sejumlah aktivis media sosial bisa memantaunya.
Benar saja, video itu langsung viral di media sosial. Bahkan, netizen tampak ramai mengkritik aksi Achmad Syahri tersebut.
Minta Maaf ke Publik
Setelah namanya viral, anggota DPRD Jember, Achmad Syahri meminta maaf ke publik. Melansir Kompas.com, Syahri yang juga putra mantan anggota DPR RI Fadil Muzakki Syah mengaku khilaf atas tindakannya.
"Saya Ahmad Syahri Assidiqi, anggota DPRD Komisi D Kabupaten Jember, dengan rendah hati meminta maaf kepada masyarakat Jember, khususnya kepada Ketua Umum Gerindra dan juga kepada DPP Gerindra atas apa yang sudah beredar,” ujar Syahri dalam video tersebut.
Syahri mengaku masih muda dan mengaku khilaf dengan tindakan tersebut. Ia juga menerima jika harus disanksi oleh partai atau DPRD.
“Saya siap disanksi oleh partai dan juga oleh DPRD. Saya sebagai anak muda juga banyak kekurangan,” tutur dia.
"Semoga ke depannya ini tidak terulang lagi dalam hidup saya."
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya masyarakat Jember,” lanjutnya.
Akibat polemik tersebut, Syahri dipanggil Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra untuk menjalani sidang pemeriksaan di Mahkamah Partai yang dijadwalkan pada Jumat (15/5/2026).
Demikianlah kronologi Anggota DPRD Jember ketahuan main game sambil merokok saat rapat. (*)
Artikel Asli




