200.000 Anak Terpapar Judi Online, Anggota DPR Dorong Edukasi Bahayanya di Sekolah

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta pemerintah mempertimbangkan edukasi bahaya judi online (judol) di sekolah-sekolah.

Hal ini menyusul laporan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang mencatat hampir 200.000 anak Indonesia terpapar judi online.

"Iya, (edukasi di sekolah), penting. Saya kira itu penting karena sudah banyak contoh-contoh yang pada akhirnya ketika remaja terlibat itu sangat berbahaya," kata Rudianto Lallo saat dihubungi Kompas.com, Kamis (14/5/2026).

Ia menyampaikan, anak-anak sekolah yang dalam masa tumbuh kembang perlu disadarkan bahaya aktivitas kejahatan transnasional itu sebelum terjerat.

Baca juga: Ada 200.000 Anak Terpapar Judi Online, Anggota DPR: Komdigi Harus Berani Hentikan

Terlebih, kecanduan judi online berpotensi membuat seseorang terlihat dalam pelanggaran pidana yang bervariasi, mulai dari mencuri atau kekerasan karena emosi yang tidak stabil.

"Ini kan penyakit sosial. Penyakit sosial dan itu kalau dampaknya dirasakan oleh remaja kita, karena tidak menutup yang terindikasi judol ini yang mentalnya rusak. Begitu mentalnya rusak segala cara akan dilakukan dan itu tidak menutup kemungkinannya perbuatannya yang tadinya positif bisa jadi negatif," ujar dia.

"Negatif dalam arti bisa melakukan kriminal, misalkan karena kebutuhan ya kan, dan itu yang sangat meresahkan orang tua," imbuh dia.

Oleh karenanya pemerintah dan pihak sekolah perlu turun tangan mengedukasi anak-anak dari tingkat terkecil.

"Sejak dini memang harus diedukasi, sejak dini harus dikampanyekan khususnya bahaya laten dari judi online," tutur dia.

Baca juga: 200.000 Anak Indonesia Terpapar Judi Online, Menkomdigi: Ini Kehancuran Masa Depan Anak

Selain itu, aparat penegak hukum harus segera memberantas aktivitas judi online yang terlanjur melancarkan bisnis di Indonesia.

Penggerebekan di Hayam Wuruk, Jakarta Barat, pekan lalu, menjadi alarm keras dan pertanda bahaya bahwa kejahatan transnasional itu mulai mencari negara lain yang lebih aman untuk mengoperasikan bisnisnya.

"Kita mendorong pihak kepolisian mengambil langkah tegas dalam menindak para pelaku-pelaku kejahatan cyber, judi online ini. Jangan kemudian kita negara kita Indonesia ini dijadikan rumah bagi para pelaku kejahatan cyber atau judi online ini," beber dia.

Adapun Kementerian Komunikasi dan Digital harus memblokir server utama judi online yang beredar di Indonesia, bukan hanya iklan-iklan yang tersebar di situs-situs ilegal.

Terlebih, Presiden Prabowo Subianto sudah menyatakan bahwa judi online adalah musuh negara. Komdigi sebagai pembantu Presiden harus mampu menerjemahkan pernyataan tersebut dengan memblokir situs-situs dan melarang aktivitas ilegal tersebut.

Baca juga: Menkomdigi Janji Terus Perangi Akses Judol Usai Ratusan Ribu Anak Terpapar

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Artinya situs-situs atau aplikasi atau apapun jenisnya yang ditengarai diduga adalah bagian dari sindikat judol ini, Komdigi harus berani untuk kemudian memutus atau menghentikan. Jangan malah ada kesan ada pembiaran yang akhirnya banyak situs-situs yang bebas atau tidak ditindaki," tandas Rudianto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Raja Charles III dan Ratu Camilla Hadiri Pembukaan Parlemen Inggris
• 12 jam laludetik.com
thumb
Warga Palangkaraya Diminta Pilih Hewan Kurban Berlabel Kuning
• 14 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Jalur ke Puncak Ditutup Sementara, One Way Arah Gadog Diberlakukan
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Kasus Dugaan Pemerasan, Sudewo Kembali Diperiksa KPK
• 20 jam laludetik.com
thumb
Kronologi Anggota DPRD Jember Ketahuan Main Game Sambil Merokok saat Rapat, Achmad Syahri Kini Minta Maaf: Saya Khilaf
• 3 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.