Oknum Polisi di Makassar Ngamuk di Kos Mantan Pacar, Picu Keributan dengan Warga

rctiplus.com
11 jam lalu
Cover Berita
Oknum Polisi di Makassar Ngamuk di Kos Mantan Pacar, Picu Keributan dengan WargaNasional | inews | Jum'at, 15 Mei 2026 - 07:01

MAKASSAR, iNews.id - Polisi berpangkat Briptu berinisial R terlibat keributan dengan warga di kawasan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Jalan Kejayaan Timur, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/5/2026) dini hari. Keributan tersebut diduga dipicu persoalan asmara. 

Briptu R yang diketahui bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Tapalang, Sulawesi Barat, disebut mendatangi rumah kos kekasihnya berinisial D (23), mahasiswi di Kota Makassar.

Menurut informasi yang dihimpun, Briptu R tidak terima diputuskan oleh sang kekasih setelah keduanya terlibat pertengkaran. Dia kemudian mendatangi rumah kos tersebut dengan tujuan meminta kembali menjalin hubungan.

Kedatangannya memicu keributan dengan warga sekitar karena diduga membuat gaduh di lingkungan rumah kos. Bahkan, Briptu R disebut sempat meninggikan suara dan mengaku sebagai anggota Resmob Polda Sulawesi Barat (Sulbar).

Selain itu, di hadapan warga Briptu R berdalih datang untuk menertibkan aktivitas di rumah kos yang ditempati kekasihnya.

Baca Juga:Banjir Rendam Banyumas, Warga Panik Air Tiba-Tiba Masuk Rumah

Personel Polsek Tamalanrea yang menerima laporan warga segera mendatangi lokasi untuk mencegah keributan meluas. Petugas kemudian mengamankan Briptu R ke Mapolsek Tamalanrea untuk dimediasi.

Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhammad Ismail ketika dikonfirmasi membenarkan adanya keributan tersebut. Menurutnya, peristiwa itu dipicu kesalahpahaman antara pasangan kekasih.

“Setelah menerima laporan warga, personel piket SPKT bersama piket fungsi mendatangi lokasi dan mengarahkan kedua belah pihak ke Polsek Tamalanrea untuk dimediasi,” ujar Iptu Muhammad Ismail.

Dia menyampaikan, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai sehingga kasus tersebut tidak dilanjutkan ke proses hukum. “Benar, yang bersangkutan merupakan anggota polisi yang bertugas di Sulawesi Barat. Namun, karena kedua pihak sepakat berdamai, persoalan ini diselesaikan melalui mediasi,” katanya.

Hingga kini, situasi di lokasi dilaporkan telah kondusif setelah dilakukan mediasi antara kedua belah pihak.

#sulsel

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Nadiem Makarim, Eks Menteri Pendidikan yang Dituntut 18 Tahun Penjara, Akui Sakit Hati Tuntutannya Lebih Besar dari Pembunuhan
• 2 jam lalugrid.id
thumb
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia pada 15 Mei 2026, Cek Daftarnya
• 13 jam laludisway.id
thumb
Produksi Beras Indonesia Melimpah, Malaysia Ajukan Impor Besar-besaran
• 13 jam lalueranasional.com
thumb
Ini Respons Pejabat Bahlil, Purbaya, hingga Kadin soal Pengusaha China Protes ke Prabowo
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Terang-Terangan Klaim Al-Aqsa Sudah Mereka Kuasai, Ini 5 Fakta Penyerbuan Oleh Yahudi Ekstrem
• 2 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.