Di Pertemuan Menlu BRICS, Sugiono Singgung Pertanggungjawaban 4 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menghadiri BRICS Foreign Ministers' Meeting di New Delhi, India, Kamis (14/5/2026). Pada kesempatan itu, dia mengenang empat prajurit TNI yang gugur saat melaksanakan misi UNIFIL di Lebanon.

Dalam sambutannya, Sugiono menyinggung tentang perkembangan di Timur Tengah (Timteng). Mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto ketika menghadiri KTT ASEAN di Filipina baru-baru ini, Sugiono mengatakan, situasi di Timteng saat ini menunjukkan bagaimana ambisi dan persaingan geopolitik, jika dibiarkan tanpa kendali, hanya akan membawa kehancuran.

Baca Juga
  • Kapolda Metro Jaya Dijabat Komjen, Pengamat: Penting Untuk Jabodetabek
  • Di Forum BRICS, Menlu RI Singgung Soal Negara Pengacau Tatanan Internasional
  • Kerja Sama Inovasi dengan Cina, Kompetisi BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Kembali Dibuka

Oleh sebab itu, Sugiono mengingatkan BRICS agar tak terseret arus persaingan dan konfrontasi. Dia kemudian menyinggung tentang empat prajurit TNI yang gugur di Lebanon.

"Di Lebanon, empat pasukan penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah UNIFIL telah gugur dalam menjalankan tugas, sementara beberapa lainnya terluka. Kami menghormati pengorbanan mereka; berdiri bersama keluarga mereka; dan menyerukan pertanggungjawaban penuh. Keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB tidak dapat ditawar," kata Sugiono.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut Sugiono, ketidakstabilan di kawasan Timteng terus berlanjut akibat adanya ketidakadilan yang belum terselesaikan. Dalam konteks itu, dia menyinggung isu Palestina.

Indonesia resmi bergabung menjadi anggota BRICS.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Tipis, Cek Selengkapnya di Sini!
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kasus HIV di Sumsel Capai 319, Palembang Tertinggi
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pernyataan Xi Jinping, soal Hubungan China dan AS Paling Penting di Dunia
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Akun Instagram Putri Barbie Hsu Terungkap, Aktivitasnya Bikin Netizen Baper
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
PM Jepang Sanae Takaichi Pertimbangkan Hubungi Trump soal Taiwan dan China
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.