Pos Kesehatan Bandara Jeddah Siaga 24 Jam Kawal Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua

beritajatim.com
2 jam lalu
Cover Berita

Makkah (beritajatim.com) – Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Bandara King Abdulaziz (KAIA) Jeddah resmi beroperasi penuh untuk melayani jemaah haji gelombang kedua yang mendarat mulai 7 Mei hingga 21 Mei 2026. Fasilitas kesehatan tingkat pertama yang berlokasi di Zona E ini disiagakan untuk memberikan pertolongan medis awal bagi jemaah yang mengalami gangguan kesehatan pascapenerbangan jarak jauh sebelum melanjutkan perjalanan ibadah ke Makkah.

Wartawan beritajatim.com, Muhammad Isnan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) Kemenhaj RI melaporkan dari Arab Saudi, pos kesehatan ini menjadi garda terdepan dalam memitigasi risiko kesehatan jemaah. Mengingat suhu di Arab Saudi saat ini berfluktuasi antara 38 hingga 42 derajat Celsius, kesiapan fisik jemaah saat mendarat menjadi kunci utama keberhasilan rangkaian ibadah haji 1447 H.

Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, menegaskan bahwa fasilitas observasi awal ini sudah sangat memadai untuk menangani kebutuhan darurat jemaah. “Untuk klinik tingkat pertama, fasilitasnya sudah cukup,” ujar Abdul Aziz saat meninjau Pos Kesehatan Haji Indonesia di Jeddah.

Pos kesehatan ini dilengkapi dengan dua tempat tidur observasi serta berbagai peralatan medis esensial seperti tabung oksigen dan perangkat kegawatdaruratan lainnya. Seluruh operasional klinik dijalankan oleh petugas yang didatangkan langsung dari tanah air untuk memastikan kenyamanan komunikasi dengan jemaah.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, menjelaskan bahwa personel yang bertugas terdiri dari tim dokter dan perawat PPIH Arab Saudi. “Tenaganya PPIH Arab Saudi, dokter dan perawat dari Indonesia,” kata Liliek. Jika jemaah membutuhkan tindakan medis lanjutan yang tidak bisa ditangani di pos tersebut, tim medis telah menyiapkan skenario rujukan ke rumah sakit terdekat, seperti Saudi German Hospital.

Berdasarkan data operasional, jemaah haji sering kali mengalami penurunan kondisi fisik akibat kelelahan luar biasa setelah menempuh perjalanan udara belasan jam. Ketidakstabilan tekanan darah dan kenaikan kadar gula darah akibat lupa mengonsumsi obat secara teratur menjadi kasus yang paling sering ditemui petugas kesehatan di bandara.

.ude8c0cf649072c6d8d34da9ed0f5ddb4 { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #D35400!important; text-decoration:none; } .ude8c0cf649072c6d8d34da9ed0f5ddb4:active, .ude8c0cf649072c6d8d34da9ed0f5ddb4:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .ude8c0cf649072c6d8d34da9ed0f5ddb4 { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .ude8c0cf649072c6d8d34da9ed0f5ddb4 .ctaText { font-weight:bold; color:#464646; text-decoration:none; font-size: 16px; } .ude8c0cf649072c6d8d34da9ed0f5ddb4 .postTitle { color:#000000; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .ude8c0cf649072c6d8d34da9ed0f5ddb4:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; }
Baca Juga:  Persebaya Maksimalkan Pertandingan Untuk Curi Poin di Kandang Semen Padang

“Kebanyakan kelelahan, tekanan darah tidak stabil, gula darah naik karena jemaahnya lupa minum obat,” papar Liliek. Ia pun memberikan imbauan keras agar jemaah sudah mulai melakukan masa tenang atau istirahat total minimal tiga hari sebelum jadwal keberangkatan ke Tanah Suci.

Selama berada di dalam pesawat, jemaah diminta untuk tetap rileks dan tidak menahan keinginan untuk Buang Air Kecil (BAK) maupun Buang Air Besar (BAB). Hal ini penting untuk mencegah infeksi saluran kemih dan gangguan metabolisme lainnya. “Di pesawat juga usahakan tidur, istirahat. Jadi ketika mendarat, badan bugar,” tambahnya.

Hingga memasuki pertengahan Mei 2026, pergerakan jemaah gelombang kedua kian masif. Pada hari pertama kedatangan saja, tercatat 5.795 jemaah dari 15 kloter telah mendarat di Jeddah. Kemenhaj mengingatkan jemaah, khususnya dari wilayah Jawa Timur seperti embarkasi Surabaya, untuk tetap menjaga hidrasi dengan meminum air minimal 200 ml per jam guna mengimbangi cuaca panas yang menyengat saat tiba di Arab Saudi. [ian/MCH]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
CORE: Belanja Pemerintah Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2026
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Xi Jinping Memperingatkan AS agar Berhati-hati soal Taiwan saat Bertemu Donald Trump di Beijing
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Prostitusi Anak di Tempat Karaoke Jakbar
• 42 menit laludetik.com
thumb
Jelang Puncak Haji, 300 Kursi Roda Tiba di Jeddah untuk Jemaah Indonesia | KOMPAS PETANG
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
3 Persiapan Penting saat Ikut Fitness Race Pertama Kali
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.