Warga Kebon Baru Tolak Penutupan Total Palang Kereta Liar

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Rencana penutupan perlintasan sebidang liar di kawasan Cawang-Tebet oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih menemui jalan buntu. Warga Kelurahan Kebon Baru, Tebet, menolak penutupan total perlintasan kereta.

"Kalau mau ditutup semua gak apa-apa, cuma harus ada akses. Kalau seandainya semua mobilitas ngumpul ke Stasiun Tebet, akan jadi kemacetan," ujar Firman, Ketua RT 8, RW 5, Kebon Baru, saat ditemui di lokasi, Jumat, 15 Mei 2026.
 

Baca Juga :

KAI Daop 7 Madiun Layani 45 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang

Firman membeberkan, wacana penutupan perlintasan sejatinya telah dibahas sejak 2017 dengan pihak KAI. Saat itu, muncul tiga opsi solusi, namun seluruhnya berujung penolakan.

Opsi pertama adalah pembuatan underpass di dekat area SMA 37. Solusi ini ditolak oleh warga sisi wilayah Tebet Timur.

Opsi kedua, pembangunan JPO di dekat SD 09. Rencana ini ditolak oleh warga Kebon Baru. Alasannya, warga khawatir JPO akan disalahgunakan menjadi tempat nongkrong yang memicu tindakan kriminalitas.

Opsi ketiga, mengalihkan seluruh mobilitas warga melewati jalan layang di Stasiun Tebet. Alternatif ini dinilai akan menciptakan efek domino kemacetan, khususnya di kawasan Gudang Peluru.

Bagi warga, akses perlintasan sebidang ini sangat vital. "Kita mikirnya untuk anak sekolah, orang kerja, dan ibu-ibu ke pasar. Aksesnya cuma ini. Harapan saya semoga jalan perlintasan ini tidak ditutup total," tegas Firman.


Peringatan bahaya melintas di rel kereta api. Foto: Metrotvnews/Muhammad Iqbal Sidiq

Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com di lokasi, terdapat tujuh perlintasan tidak resmi di Kelurahan Kebon Baru. Dua di antaranya telah ditutup oleh KAI.

Sementara itu, lima perlintasan sisanya, termasuk di RW 5, masih beroperasi dan dijaga secara swadaya oleh warga setempat. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Skuad Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Buah Pantauan 3 Tahun
• 23 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Bank Aladin Syariah Gandeng BAZNAS Perkuat Layanan Kurban Digital
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
MUI Minta Komdigi Blokir dan Perketat Akses ke Platform Judol
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Erika Carlina Biarkan Putranya Cari Tahu Sendiri Soal Sosok Ayah Kandung: Kan Ada Jejak Digitalnya
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Analisis Ekonomi IKA ISMEI: Mengapa Lokasi PSEL di Antang Lebih Ideal Dibanding Wilayah Lain?
• 1 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.