PSBS Biak telah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League musim ini. Klub berjuluk Badai Pasifik itu juga tengah menghadapi persoalan finansial yang memengaruhi kondisi tim menjelang akhir kompetisi.
Meski demikian, Marcos Santos tetap menunjukkan rasa hormat kepada lawannya. Pelatih asal Brasil itu menyampaikan solidaritas kepada pemain dan staf pelatih PSBS yang tengah berada dalam situasi sulit.
“Pertama, saya ingin menyampaikan solidaritas kepada para pemain dan staf pelatih terkait kondisi di PSBS Biak. Namun kami tahu ini adalah pertandingan yang harus kami hadapi dengan konsentrasi tinggi dan persiapan yang matang, karena ini sepak bola,” ujar Marcos Santos dikutip dari laman resmi I-League.
Marcos Santos menilai bahwa kondisi tanpa tekanan justru dapat membuat PSBS tampil lebih lepas dan berpotensi menyulitkan Arema FC.
Pelatih asal Brazil tersebut menegaskan kepada para pemain Arema FC untuk menjaga fokus sejak menit awal pertandingan agar tidak dikejutkan oleh semangat juang lawan yang ingin keluar dari situasi sulit.
“Jadi kami harus masuk ke pertandingan dengan konsentrasi penuh dan tidak boleh terkejut. Karena PSBS Biak, meskipun sedang tidak dalam momen terbaik, pasti akan melakukan segala cara agar bisa memenangkan pertandingan,” pungkasnya.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





