MacBook Neo akhirnya masuk pasar Indonesia dengan keran pemesanan yang sudah dibuka secara online maupun offline per tanggal 15 Mei 2026.
MacBook ini menarik perhatian publik karena harganya paling terjangkau di lini produk MacBook. Neo dijual mulai dari Rp 10.749.000 untuk varian RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB.
Sementara versi RAM 8 GB dengan penyimpanan 512 GB dijual seharga Rp 12.999.000. Varian ini telah dilengkapi dengan fitur keamanan tambahan Touch ID pada keyboard.
MacBook Neo dibekali dua port USB-C, salah satunya mendukung USB-C 2 dengan kecepatan hingga 480 Mb/s, sementara port lainnya mendukung USB-C 3 dengan kecepatan hingga 10 Gb/s. Apple juga tetap mempertahankan jack audio 3,5 mm. Bobot 1,22 kilogram membuatnya tergolong ringan untuk mobilitas harian.
Harga komputer jinjing ini bisa terjangkau karena Apple menyematkan chip A18 Pro, yang notabene dipakai pada iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max di tahun 2024. Walau demikian, Apple menjanjikan performa komputer yang baik dan stabil.
Apple mengklaim MacBook Neo mampu menghadirkan performa hingga 50 persen lebih cepat untuk tugas sehari-hari dibanding laptop Windows terlaris dengan Intel Core Ultra 5 generasi terbaru. Untuk pemrosesan AI di perangkat, performanya diklaim hingga tiga kali lebih cepat.
Daya tahan baterai diklaim mampu bertahan hingga 16 jam dalam sekali pengisian daya. Laptop ini hadir dengan RAM unified memory 8 GB, dukungan Wi-Fi 6E, Bluetooth 6, kamera depan 1080p, dual microphone dengan directional beamforming, serta speaker stereo side-firing dengan Spatial Audio. Berbeda dengan MacBook generasi terbaru lain, layar MacBook Neo tidak memakai notch dan mengusung bezel simetris ala iPad.
Layarnya pakai Liquid Retina 13 inci beresolusi 2408 x 1506 pixel, tingkat kecerahan 500 nits, serta lapisan anti-reflektif.





