Jelang Puncak Haji Armuzna, Kemenhaj Ingatkan Jamaah Lansia dan Risiko Tinggi Aktif Lapor

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jamaah diminta membatasi aktivitas yang tidak mendesak dan mulai membiasakan berjalan kaki agar stamina tetap terjaga.

Jelang Puncak Haji Armuzna, Kemenhaj Ingatkan Jamaah Lansia dan Risiko Tinggi Aktif Lapor

IDXChannel - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau seluruh jamaah haji Indonesia menjaga kondisi kesehatan menjelang fase puncak ibadah haji atau Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Jamaah diminta membatasi aktivitas yang tidak mendesak dan mulai membiasakan berjalan kaki agar stamina tetap terjaga.

Baca Juga:
Sebanyak 5.426 Jemaah Haji Aceh Terima Dana Wakaf Baitul Asyi Rp9,2 Juta per Orang

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff mengatakan rangkaian ibadah puncak haji membutuhkan kesiapan fisik karena banyak aktivitas dilakukan dengan berjalan kaki dalam jarak cukup jauh.

“Mari membiasakan diri berjalan kaki secara bertahap sesuai dengan kemampuan tentunya agar jamaah dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan baik,” kata Maria dalam konferensi pers, Jumat (15/5/2026).

Baca Juga:
Timwas Haji Mulai Diberangkatkan, Langsung Cek Overkapasitas hingga Jarak Hotel Jamaah 

Maria mengimbau jamaah mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat siang hari ketika suhu udara di Arab Saudi sangat tinggi.

Jamaah, kata dia, juga diminta mengutamakan ibadah wajib, memperbanyak istirahat, makan secara teratur, dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

Baca Juga:
Kemenhaj Minta Jamaah Tak Bayar Dam Haji Lewat Calo

“Gunakan waktu di tanah suci ini secara bijak agar stamina tetap terjaga menjelang Armuzna ataupun puncak haji, karena haji bukan sekadar ibadah ritual saja, namun juga ibadah yang harus dilakukan dengan fisik yang prima serta membutuhkan waktu tempuh dengan berjalan kaki yang tak sedikit,” kata dia.

Baca Juga:
Kemenhaj: 34 Ribu Jamaah Haji RI 2026 Sudah Bayar Dam

Khusus bagi jamaah lansia, penyandang disabilitas, dan jamaah risiko tinggi, Maria meminta agar rutin berkoordinasi dengan petugas kesehatan maupun petugas kloter apabila mengalami keluhan kesehatan.

"Jangan menunggu kondisi memburuk terlebih dahulu dan langsung saja kemudian melaporkan kepada petugas jika mengalami keluhan-keluhan kesehatan, seperti misalnya lemas, pusing, sesak nafas, demam, maupun juga dehidrasi," paparnya.

Lebih lanjut, Kemenhaj juga menyampaikan perkembangan operasional haji 2026. Hingga saat ini, sebanyak 411 kloter dengan 158.978 jamaah dan 1.641 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 392 kloter dengan 151.382 jamaah dan 1.568 petugas telah tiba di Makkah.

Sementara itu, tercatat sebanyak 140 kloter dengan 53.705 jamaah dan 561 petugas telah tiba di Jeddah. Kemenhaj juga mencatat sebanyak 11.087 jamaah haji khusus telah tiba di Arab Saudi.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Komisi II DPR Sebut Pemindahan ke IKN Tunggu Keppres Presiden
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Layanan Bus Selawat Menuju Masjidil Haram Tutup Lebih Awal
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Long Weekend Picu Kepadatan di Jalur Bromo via Probolinggo, Antrean Mengular di Cemoro Lawang
• 4 jam laluberitajatim.com
thumb
Jadwal dan Link Live Streaming Semen Padang vs Persebaya: Bernardo Tavares Usung Misi Akhiri Kutukan Green Force
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Cerita Fashion Stylist & Desainer di Balik Gaya No Na untuk Gold Gala 2026
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.