Tangsel Targetkan Groundbreaking PSEL Cipeucang Akhir 2026, Investasi Capai Rp 1,2 Triliun

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) mandiri di TPA Cipeucang mulai dilakukan pada akhir 2026.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengatakan proyek tersebut diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp 1,2 triliun.

“Kalau bisa sih groundbreaking karena dari Danantara sudah ada investornya kan ya, dan menggandeng investor yang lama juga dari Perpres 35 yang kemarin kita sudah lelang. Kemarin itu (investasi) sekitar Rp 1,2 triliun kalau enggak salah ya,” ujar Pilar di Gedung Wali Kota Tangerang Selatan, Ciputat, Jumat (15/5/2026).

Baca juga: Atasi Krisis Sampah, Tangsel Bangun PSEL Mandiri di Cipeucang dengan Kapasitas 1.200 Ton

Pilar menjelaskan, proyek PSEL di TPA Cipeucang akan dikelola secara mandiri oleh Pemkot Tangerang Selatan dan tidak masuk dalam skema aglomerasi bersama daerah lain.

Menurut dia, skema mandiri dipilih agar pemerintah daerah dapat mengendalikan pengelolaan sampah secara penuh dalam jangka panjang.

Adapun fasilitas tersebut ditargetkan mampu mengolah 1.000 hingga 1.200 ton sampah per hari, termasuk sampah lama yang masih menumpuk di TPA Cipeucang.

Baca juga: Digugat Warga Rawabuntu 21,6 Miliar, BSD City Angkat Bicara soal Krisis Sampah Cipeucang

“Kami berharap sih sampah existing juga bisa ditangani ya, supaya nanti lama-lama habis juga yang di Cipeucang,” kata dia.

Saat ini, proses yang masih berjalan adalah pembebasan lahan seluas sekitar 2,5 hektar untuk mendukung pembangunan proyek tersebut.

Menurut Pilar, pembebasan lahan menjadi salah satu syarat yang diminta Danantara sebelum proyek dijalankan.

“Jadi tahun ini (2026) harus selesai,” imbuh dia.

Baca juga: Pemkot Tangsel Siapkan Anggaran Kompensasi bagi 2.044 KK di TPA Cipeucang

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara itu, kondisi TPA Cipeucang masih tetap beroperasi sambil menunggu dimulainya pembangunan PSEL.

“Sekarang lagi perapian sambil menunggu pembebasan lahan. Informasinya DLH juga sudah membangun fasilitas MRF,” ucap Pilar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bakar Rp508 Triliun untuk Perang Iran, Menhan AS Tutup Mulut saat Didesak Kongres
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Lontara+ Makassar Hadir via Web, Lapor Aduan Kini Lebih Praktis
• 14 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Arne Slot Klaim Tahu Apa yang Dibutuhkan untuk Perbaiki Tim Musim Depan, Takut Dipecat Liverpool?
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Pemberangkatan Kloter 16 Tutup Rangkaian Haji Embarkasi Palembang
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Diterjang Puting Beliung, Rumah Kades di Lamongan Roboh
• 3 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.