MIND ID Jajaki Aliansi Mineral dengan Kazakhstan, Incar Teknologi dan Hilirisasi Aluminium

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — MIND ID memperluas langkah ekspansi global dengan membuka penjajakan kerja sama strategis di Kazakhstan guna memperkuat pengembangan industri mineral dan hilirisasi nasional. 

Dalam kunjungan resmi ke Astana, jajaran pimpinan holding tambang pelat merah itu bertemu dengan pengelola sovereign wealth fund (SWF) Kazakhstan, Tau-Ken Samruk-Kazyna, serta perusahaan tambang internasional Eurasian Resources Group atau ERG. 

Agenda tersebut difokuskan pada peluang investasi bersama, penguatan rantai pasok mineral, hingga transfer teknologi untuk mendukung pengolahan mineral bernilai tambah di Indonesia. 

Presiden Direktur MIND ID Maroef Sjamsoeddin mengatakan Kazakhstan memiliki struktur industri pertambangan yang dinilai sejalan dengan kebutuhan pengembangan sektor mineral Indonesia.

"Kunjungan ini adalah langkah konkret MIND ID dalam menjalankan mandat pemerintah untuk menjadi pemain global. Bersama ERG dan Samruk-Kazyna, kami melihat peluang besar dalam pengembangan rantai nilai bauxite-to-aluminium serta pengolahan mineral kritis lainnya. Sinergi ini tidak hanya tentang bisnis, tetapi tentang mengamankan teknologi dan akses pasar yang akan memperkuat hilirisasi dan investasi di tanah air," ujar Maroef, Jumat (15/5/2026).

Dalam pembahasan bersama ERG, kedua pihak sepakat menjajaki kolaborasi di tujuh sektor utama, mulai dari eksplorasi, pengolahan mineral, pengembangan strategi hilirisasi bauksit menjadi aluminium, hingga riset dan pengembangan teknologi. Kerja sama itu juga mencakup pertukaran teknologi, pemasaran, serta knowledge sharing yang akan diawali melalui penandatanganan NDA atau perjanjian kerahasiaan.

Baca Juga

  • Pertamina Andalkan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG Nasional
  • Perusahaan Rusia Zarubezhneft Lanjut Garap Blok Tuna Mulai Juni 2026
  • Kebijakan Hilirisasi Prabowo Tuai Protes dari Investor China

Turut mendampingi kunjungan tersebut, Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan Fadjroel Rachman menilai hubungan ekonomi Indonesia dan Kazakhstan kini memasuki tahap yang lebih konkret, terutama setelah penandatanganan perjanjian perdagangan bebas Indonesia dengan Eurasian Economic Union pada akhir 2025. 

Menurut Fadjroel, penguatan kerja sama antarlembaga dan BUMN kedua negara menjadi bagian dari implementasi hubungan bilateral yang diarahkan untuk menghasilkan dampak ekonomi langsung.

"Kami di Kedutaan Besar mendukung penuh inisiatif MIND ID. Kazakhstan adalah pintu gerbang energi, mineral dan gandum di Asia Tengah. Kehadiran langsung manajemen puncak MIND ID di sini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam membangun kemitraan strategis yang saling menguntungkan, baik dengan Samruk-Kazyna sebagai pengelola aset negara maupun dengan ERG sebagai pemimpin pasar mineral dunia," tegas Dubes RI.

Pemerintah Indonesia memandang kerja sama tersebut dapat membantu percepatan penguasaan teknologi pengolahan mineral yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, kolaborasi itu diharapkan memperkuat pasokan bahan baku strategis bagi industri manufaktur domestik. 

Fadjroel juga menyebut terbukanya akses perdagangan dengan kawasan Eurasia berpotensi meningkatkan nilai perdagangan baru hingga US$10 miliar. Secara khusus, perdagangan Indonesia-Kazakhstan diproyeksikan dapat mencapai sekitar US$2 miliar dalam beberapa tahun mendatang.

"Setelah FTA Indonesia-EAEU [berlaku], potensi perdagangan baru ditargetkan US$10 miliar, sementara Kazakhstan-Indonesia tersendiri US$2 miliar. Lalu Sidang Komisi Bersama pimpinan Menko Airlangga Hartanto, Insya Allah berikutnya kunjungan kenegaraan Presiden Kazakhstan ke Indonesia," pungkas Fadjroel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal MotoGP dan Moto3: Mario Aji Absen, Tinggal Veda Ega Wakil Indonesia di GP Catalunya 2026
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Nyesek Alami KDRT, Karen Hertatum Ngaku Ditalak Dede Sunandar Cuma Lewat Telepon: Semoga Aku Lebih Bahagia
• 16 jam lalugrid.id
thumb
Perahu WNI Tenggelam di Malaysia dan Tewaskan 9 Orang, Anggota DPR Desak Mafia Pengirim PMI Ditindak
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Naik Moge Tanpa Helm dan Tak Punya SIM, Ketua DPRD Kepri Ditegur Gerindra
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Jakarta-Milan Perkuat Kolaborasi, Wagub Rano: Wujudkan Kota Global Humanis
• 13 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.