Trump Pertimbangkan Cabut Sanksi Perusahaan China Pembeli Minyak Iran Usai Bertemu Xi Jinping

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan mempertimbangkan pencabutan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan China yang membeli minyak dari Iran setelah melakukan pertemuan selama dua hari dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Trump mengatakan isu pembelian minyak Iran oleh perusahaan China menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuannya dengan Xi Jinping.

“Kami berdiskusi soal itu dan saya akan memutuskan dalam beberapa hari mendatang. Kami sungguh-sungguh berbicara soal itu,” ungkap Trump kepada wartawan.

Trump Tolak Usulan Iran soal Pengayaan Uranium

Dalam keterangannya, Trump juga menyinggung usulan Iran terkait pembicaraan lanjutan penyelesaian konflik dengan Amerika Serikat yang dinilainya tidak dapat diterima.

“Saya telah melihatnya (usulan Iran) dan jika saya sudah tidak menyukai kalimat pertamanya, maka saya akan membuang usulan itu. (Kalimat pertama usulan Iran) Kalimat yang tidak bisa diterima,” kata Trump.

Trump kembali menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan menolak keinginan Iran mengenai moratorium pengayaan uranium selama 20 tahun.

“Tidak. Dua puluh tahun itu cukup. Namun, tingkat jaminan dari mereka, itu harus benar-benar 20 tahun,” ujar Trump.

Ia juga menyatakan Amerika Serikat akan mengambil sendiri cadangan uranium yang telah diperkaya apabila Iran tidak menyerahkannya kepada Washington.

Trump Singgung Gencatan Senjata untuk Bantu Pakistan

Selain membahas Iran dan China, Trump turut menyinggung kebijakan gencatan senjata yang saat ini diberlakukan Amerika Serikat terhadap Iran.

Menurut Trump, kebijakan tersebut dilakukan atas permintaan sejumlah negara ketiga meski dirinya mengaku tidak ingin menyetujuinya.

“Kami benar-benar melakukan gencatan senjata atas permintaan negara-negara lain. Saya sebenarnya tidak akan menyetujuinya, tetapi kami melakukannya sebagai bentuk bantuan kepada Pakistan, orang-orang yang hebat,” tutur Trump.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TNGR evakuasi seorang pendaki yang meninggal di Gunung Rinjani
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Tak Ada Marc Marquez, Mampukah Ducati Memutus Dominasi Aprilia di Awal Musim Ini?
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Nasib Malang Nadiem Makarim, Pendiri Super Apps yang Dituntut Pidana 18 Tahun
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Potret Jemaah Patuna Travel Kejar Pahala Setara Umrah di Masjid Quba
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perusahaan Chip AS Cerebras Cetak Rekor IPO Terbesar pada 2026
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.