Ketika Perawatan Estetika Kini Jadi Gaya Hidup

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Surabaya, VIVA – Minat masyarakat terhadap perawatan estetika dan layanan kecantikan modern terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya di kota-kota besar seperti Jakarta, tren tersebut kini mulai berkembang pesat di wilayah Indonesia Timur.

Pertumbuhan klinik kecantikan, meningkatnya kebutuhan teknologi estetika, hingga makin tingginya kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri menjadi sinyal bahwa industri beauty dan wellness masih memiliki peluang besar di Indonesia. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Baca Juga :
Kopling Mobil Cepat Aus? Bisa Jadi Masih Lakukan Kesalahan Ini
XERF Jadi Tren Baru di Dunia Kecantikan, Ini Skincare Wajib Agar Kulit Wajah Kencang Lebih Lama

Di tengah dinamika pasar global yang masih belum stabil, sejumlah pelaku industri estetika justru mulai memperluas jangkauan layanan mereka ke berbagai daerah, termasuk Surabaya yang kini dinilai menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia Timur.

Fenomena ini terlihat dari semakin banyaknya kolaborasi antara penyedia teknologi estetika, klinik kecantikan, hingga pelaku usaha beauty yang berupaya membangun layanan lebih modern dan terintegrasi.

Presiden Direktur PT Regenesis Indonesia, Emmy Noviawati, menilai perkembangan industri kecantikan saat ini menuntut pelaku usaha untuk lebih adaptif terhadap perubahan kebutuhan pasar.

“Perluasan kantor cabang Surabaya bukan hanya menjadi simbol ekspansi perusahaan, tetapi juga bentuk komitmen Regenesis untuk terus hadir lebih dekat dengan para mitra dan customer di Indonesia Timur,” ujar Emmy dalam keterangannya, dikutip Sabtu 16 Mei 2026. 

Menurut Emmy, perkembangan industri estetika bukan lagi sekadar soal menghadirkan produk kecantikan, melainkan juga membangun ekosistem layanan yang mampu mendukung pertumbuhan bisnis klinik secara berkelanjutan.

Selain memperluas jangkauan operasional di Surabaya, perusahaan juga memperkuat tim profesional di berbagai divisi guna meningkatkan kualitas pelayanan dan respons terhadap kebutuhan partner bisnis.

Menariknya, konsep ruang kerja yang kini mulai diterapkan dalam industri estetika juga mengalami perubahan. Kantor dan pusat operasional tidak lagi hanya menjadi tempat administrasi, tetapi berkembang menjadi ruang kolaborasi untuk bertukar ide, strategi bisnis, hingga edukasi terkait perkembangan teknologi kecantikan terbaru.

Founder dan Direktur PT Regenesis Indonesia, Ron Pirolo, mengatakan bahwa industri kecantikan saat ini berkembang sangat cepat sehingga dibutuhkan pendekatan yang lebih fleksibel dan kolaboratif.

Baca Juga :
Baru Beli Motor? Hindari Kesalahan Perawatan yang Bisa Bikin Mesin Cepat Rusak
Sering Diabaikan, Ini Hal yang Seharusnya Ditanyakan Sebelum Perawatan
Benarkah Skin Booster Bikin Ketergantungan? Begini Kata Ahli

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
WIKA Gedung (WEGE) Tunjuk Mahendra Vijaya sebagai Dirut, Bambang Riswanda Jadi Komut
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Wabah Ebola Menyebar di Republik Demokratik Kongo, 65 Orang Meninggal
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Generasi Muda dalam Bidikan Judol: Hampir 200.000 Anak Indonesia Terpapar, Masa Depan Terancam
• 21 jam lalukompas.com
thumb
52 Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Kantongi Sertifikasi Mengajar Al-Qur’an
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Kekayaan Gibran Rakabuming Naik Tipis Jadi Rp27,9 Miliar pada 2025
• 20 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.