Singapura, VIVA – Cara masyarakat Indonesia memilih destinasi wisata luar negeri kini mulai berubah. Jika dulu wisatawan cenderung mengejar tempat-tempat populer atau destinasi ikonik, kini banyak pelancong justru lebih tertarik mencari pengalaman yang terasa personal, autentik, dan sesuai gaya hidup mereka.
Perubahan tren tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam ajang “Xiaohongshu Business x Singapore Outbound Tourism Forum 2026” yang digelar di Singapura bersama Singapore Tourism Board. Forum ini mempertemukan pelaku industri pariwisata, budaya, dan pemasaran digital untuk membahas perkembangan perilaku wisatawan modern. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Fenomena serupa juga terlihat di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perjalanan wisata masyarakat Indonesia ke luar negeri mencapai sekitar 9,16 juta perjalanan sepanjang 2025. Angka tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Di antara berbagai destinasi favorit, Singapura masih menjadi salah satu tujuan utama wisatawan Indonesia dengan kontribusi sekitar 13,4 persen dari total perjalanan wisata luar negeri.
Namun, alasan wisatawan memilih destinasi kini dinilai semakin kompleks. Wisata bukan lagi sekadar datang ke tempat terkenal, tetapi juga soal pengalaman emosional, kenyamanan, hingga gaya hidup yang ingin dirasakan selama perjalanan.
General Manager Commercial Cross-border & Internet Industry Group Xiaohongshu, Tim Zhang, menyebut tren “blind box-style travel” atau konsep liburan dengan destinasi kejutan kini semakin berkembang.
"Ten tersebut muncul karena wisatawan modern mencari pengalaman baru yang terasa lebih spontan, personal, dan autentik," ujar Tim Zhang, dalam keterangannya, dikutip Sabtu 16 Mei 2026.
Fenomena itu cukup dekat dengan kebiasaan generasi muda Indonesia yang kini banyak mengandalkan media sosial sebagai referensi utama sebelum bepergian. Konten kreator, ulasan tempat makan, hidden gem, hingga rekomendasi aktivitas lokal kini lebih dipercaya dibanding panduan wisata konvensional.
Regional Head Commercial Cross-border Asia & Middle East Xiaohongshu, KWONG Dodo, menilai Singapura memiliki karakter yang cocok dengan tren wisata berbasis gaya hidup tersebut.
Selain dikenal praktis dan aman, Singapura juga dinilai punya banyak pengalaman wisata yang dekat dengan kebutuhan wisatawan urban Asia Tenggara, mulai dari wisata konser, event olahraga internasional, wisata keluarga, hingga pengalaman kuliner dan lifestyle.





