Sistem Transportasi Indonesia Menuju Era Baru, TICC Jadi Fondasi Penting

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Pembangunan transportasi modern kini tidak lagi sekadar membangun jalan tol, rel kereta, pelabuhan, atau bandara. 

Banyak negara mulai menempatkan aspek keselamatan, efisiensi energi, dan keberlanjutan lingkungan sebagai prioritas utama dalam pengembangan sistem transportasi nasional. 

Di Jepang misalnya, teknologi inspeksi rel kereta berbasis sensor digital diterapkan untuk meminimalkan kecelakaan dan meningkatkan ketepatan waktu. Sementara di Eropa, pembangunan transportasi publik terintegrasi selalu dibarengi audit emisi karbon dan pengawasan kualitas infrastruktur secara ketat.

Bank Dunia juga mencatat sektor transportasi menyumbang sekitar 23 persen emisi karbon global dari penggunaan energi. 

Karena itu, banyak negara mulai memperkuat sistem pengawasan dan pemastian mutu proyek transportasi melalui pendekatan Testing, Inspection, Certification, and Consultation (TICC). Sistem ini dianggap penting agar pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Di Indonesia, kebutuhan terhadap layanan assurance atau pemastian mutu di sektor transportasi juga semakin besar.  Pertumbuhan infrastruktur dalam satu dekade terakhir memunculkan tantangan baru, mulai dari keselamatan proyek, efisiensi operasional, hingga kepatuhan terhadap standar lingkungan. 

Dalam konteks inilah, layanan TICC mulai dipandang sebagai fondasi penting untuk memastikan pembangunan transportasi berjalan sesuai standar teknis sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan nasional.

Peran layanan Testing, Inspection, Certification, and Consultation kini semakin diperkuat untuk mendukung pembangunan transportasi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. 

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi bertajuk Transportation and Sustainability yang menyoroti pentingnya integrasi aspek keberlanjutan dalam pengembangan sektor transportasi di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut dijelaskan bahwa sektor transportasi saat ini tidak hanya dituntut memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menjawab tantangan efisiensi energi, keselamatan, serta tanggung jawab lingkungan.

Transformasi transportasi modern dinilai membutuhkan sistem assurance yang mampu memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai standar kualitas dan keselamatan. 

Peran TICC kini tidak lagi sekadar pemenuhan administrasi atau kepatuhan regulasi, melainkan menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Klasemen Liga Inggris Usai Aston Villa Bungkam Liverpool 4-2
• 41 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Pos Kesehatan Bandara Jeddah Siaga 24 Jam Kawal Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua
• 17 jam laluberitajatim.com
thumb
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang Datangi Mahasiswi Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Makassar
• 6 menit lalupantau.com
thumb
BPBD Lumajang tangani banjir luapan Semeru dengan 300 KK terdampak
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Indonesia dan Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama Ekonomi 2026-2030
• 2 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.