DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

tvonenews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi terhadap pasar modal domestik.

Hal ini menanggapi tersingkirnya 18 saham asal Indonesia dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) saat melakukan peninjauan berkala atau rebalancing pada periode Mei 2026.

“Informasi yang kami terima, ada 18 saham asal Indonesia yang dicoret dari Indeks MSCI. Pemerintah dan BEI harus bergerak cepat melakukan pembenahan,” tegas Marwan, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, pencoretan 18 saham Indonesia dari MSCI akan berdampak terhadap melemahnya pasar saham domestik.

Selain itu, kepercayaan investor internasional juga akan menurun sehingga memicu penarikan dana asing (capital outflow) besar-besaran.

“Situasi ini pada akhirnya dapat menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta stabilitas keuangan nasional secara keseluruhan ini yang harus diantisipasi,” jelas Marwan. 

Marwan menyebut BEI harus segera berbenah terkait transparansi dan keterbukaan kepemilikan saham. Dia menilai BEI juga harus meningkatkan jumlah saham publik atau memperbesar free float.

“Kita berharap agar keputusan MSCI ini menjadi tiitk tolak pembenahan pasar saham secara menyeluruh,” kata dia.(saa/raa)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Ungkap Alasan Diresmikannya 1.061 Kopdes Merah Putih: Saya Suka Angka 8
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Wamendagri Minta Kepala Daerah Aktif Pantau Distribusi-Harga Komoditas
• 8 jam laludetik.com
thumb
Prediksi Setlist Konser ONE OK ROCK Jakarta Hari Ini
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Stop Kriminalisasi Guru! Dukung Langkah DPR Lindungi Pendidik
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.