Prabowo Bakal Resmikan 166 SPPG Polri dari Tuban

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Prabowo ijadwalkan melaksanakan peresmian operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Prabowo Bakal Resmikan 166 SPPG Polri dari Tuban. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan peresmian operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). 

Peresmian tersebut menjadi bagian dari percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas.

Baca Juga:
Prabowo Bakal Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk Hari Ini

Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri Irjen Nurworo Danang, mengatakan seluruh jajaran telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan operasional SPPG berjalan optimal dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Polri siap mendukung penuh agenda Presiden RI dalam peresmian operasional 166 SPPG. Program Makan Bergizi Gratis merupakan implementasi nyata aktualisasi Asta Cita Presiden RI karena pemenuhan gizi dan ketahanan pangan adalah fondasi utama dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” kata Nurworo Danang.

Baca Juga:
Prabowo Tiba di Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Menurutnya, program MBG tidak hanya berfokus pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan dengan melibatkan petani, peternak, UMKM hingga koperasi lokal.

“Program ini bukan sekadar menghadirkan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat melalui rantai pasok pangan yang inklusif. Karena itu, keberlanjutan program menjadi prioritas utama yang terus diperkuat Polri,” ujarnya.

Baca Juga:
Prabowo Hadiri Panen Raya Jagung di Tuban Bareng Polri hingga Petani Hari Ini

Hingga 13 Mei 2026, Satgas MBG Polri telah mengembangkan 1.376 SPPG di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 736 SPPG telah beroperasi, melayani sekitar 1,84 juta penerima manfaat dan menyerap hampir 36.800 tenaga kerja. 

Selain itu, terdapat 172 SPPG dalam tahap persiapan operasional serta 468 SPPG yang masih dalam proses pembangunan, terdiri atas 435 SPPG di wilayah aglomerasi dan 33 SPPG di daerah terpencil.

Pada momentum ini, sebanyak 166 SPPG di 24 Polda jajaran diresmikan secara serentak dan terhubung secara daring dari wilayah masing-masing dengan dukungan Forkopimda, Bhayangkari, relawan, tenaga ahli gizi serta tim operasional lapangan.

Nurworo menegaskan, seluruh operasional SPPG Polri menerapkan standar keamanan pangan yang ketat mulai dari tahap produksi hingga distribusi, didukung sertifikasi higiene sanitasi, keamanan pangan, halal hingga standar internasional. 

Polri juga terus menghadirkan inovasi operasional, termasuk pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan untuk mendukung layanan dalam skala besar.

Lebih lanjut, program MBG diperkuat melalui pembangunan ekosistem ketahanan pangan berbasis gudang sentral, greenhouse, pekarangan pangan bergizi, kolam bioflok serta kemitraan dengan pelaku usaha lokal.

Hingga saat ini telah dibangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 Polda, dan pada 2026 akan ditambah 10 gudang baru guna memperkuat ketersediaan serta stabilitas pasokan pangan nasional.

Selain agenda peresmian SPPG, Presiden RI dijadwalkan menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal II di Kabupaten Tuban sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional. 

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan gudang ketahanan pangan untuk mendukung distribusi dan penyimpanan hasil produksi secara berkelanjutan.

“Seluruh upaya yang dilakukan Polri merupakan bentuk dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden RI. Kami ingin memastikan program strategis pemerintah dapat berjalan optimal, menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional dari hulu hingga hilir,” tuturnya.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Sebut Banyak Menterinya Masuk RS Karena Kerja Keras
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bareskrim Ungkap Sindikat Narkoba di Samarinda Raup Omzet Rp 200 Juta Per Hari
• 2 jam laludetik.com
thumb
Usai AKP Deky, Kini Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara Diciduk Gegara Kasus Narkotika
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Kabaharkam pastikan situasi kamtibmas Indonesia aman 
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Pendaftaran Bintara TNI AU 2026 Gelombang 2 Dibuka! Ini Link Pendaftarannya
• 2 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.