JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengeklaim gaji hakim Indonesia telah menyalip gaji hakim negara lain di Asia Tenggara, seperti Malaysia.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
"Sekarang di seluruh Asean, kita diakui hakim-hakim kita gajinya sudah lompat, sudah menyalip Malaysia," kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Setpres, Sabtu.
Menurut Prabowo, pemerintah telah menaikkan gaji hakim secara signifikan demi menjaga marwah lembaga peradilan dan mendorong terciptanya aparat hukum yang bersih.
Baca juga: Prabowo: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai, tetapi Seluruh Rakyat Indonesia
Ia mengatakan pemerintah telah menaikkan gaji hakim sejak tahun lalu, terutama bagi hakim junior.
“Karena itu saya punya kehormatan tahun lalu saya naikin gaji hakim. Hakim yang paling junior saya naikin hampir 300 persen, 280 persen,” kata dia.
Ia bahkan menyebut gaji hakim junior di Indonesia kini mencapai dua kali lipat dibanding hakim junior di Malaysia.
“Hakim-hakim paling junior kita gajinya sudah dua kali hakim-hakimnya Malaysia,” kata dia.
Selain itu, Kepala Negara mengeklaim pendapatan Ketua Mahkamah Agung RI kini juga telah melampaui Ketua Mahkamah Agung Singapura.
Meski demikian, ia menegaskan reformasi lembaga hukum tidak cukup hanya dengan peningkatan kesejahteraan.
Baca juga: Cerita Prabowo Didesak Buruh Beri Gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah: Semua Satu Suara
“Tapi kita terus harus memperbaiki, terus memperbaiki para hakim kita,” kata dia.
Sebab menurut Prabowo, pengadilan merupakan tempat terakhir masyarakat mencari keadilan, terutama bagi rakyat kecil.
Dirinya juga meminta seluruh aparat penegak hukum melakukan pembenahan internal dan memberantas praktik korupsi maupun penyelewengan.
“Seluruh aparat lainnya juga harus memperbaiki diri, kejaksaan, kepolisian, tentara harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing,” kata dia.
Ia mengingatkan aparat negara agar tidak justru melindungi praktik ilegal seperti penyelundupan, narkoba, hingga perjudian.
Prabowo pun mengimbau TNI dan Polri menjadi institusi yang dicintai masyarakat.
“Jadilah tentara rakyat, jadilah polisi rakyat yang dicintai rakyat,” kata Prabowo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




