HARIAN FAJAR, BANGKOK – Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil memastikan tiket final Thailand Open 2026. Keduanya menumbangkan wakil China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu, di babak semifinal.
Bertanding di Stadion Nimibutr, Bangkok, Sabtu (16/5/2026) sore, Leo/Daniel tampil solid dan menang dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-18.
Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi ajang balas dendam pasangan Indonesia atas kekalahan mereka dari duet China tersebut pada French Open 2023 lalu. Selain itu, hasil ini juga mempertegas kebangkitan Leo/Daniel setelah kembali dipasangkan usai sempat dipisah dalam beberapa turnamen sebelumnya.
Gim Pertama Berjalan KetatPertandingan langsung berlangsung sengit sejak awal laga. He Ji Ting/Ren Xiang Yu sempat merebut poin pertama sebelum Leo/Daniel mampu membalikkan keadaan dan unggul 3-2.
Duel reli cepat dan permainan teknikal membuat kedua pasangan terus saling kejar angka. Setelah sempat tertinggal, Leo/Daniel berhasil menyamakan skor menjadi 5-5.
Pertandingan berjalan ketat hingga kedudukan 9-9. Momentum penting kemudian datang saat Leo/Daniel mampu merebut dua poin krusial untuk menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-9.
Selepas jeda, permainan pasangan Indonesia semakin agresif. Leo/Daniel terus menekan pertahanan lawan lewat kombinasi smes keras dan permainan depan net yang rapi. Keunggulan mereka perlahan melebar menjadi 16-11 lalu 19-13.
Saat skor mencapai 20-15, Daniel Marthin melepaskan smes keras yang gagal dikembalikan lawan. Leo/Daniel pun menutup gim pertama dengan kemenangan 21-15 dalam waktu 17 menit.
Sempat Tertekan di Gim KeduaMemasuki gim kedua, Leo/Daniel sempat membuka laga dengan keunggulan 2-0. Namun, pasangan China langsung merespons dengan meraih lima poin beruntun yang membuat mereka berbalik unggul.
Situasi sempat menyulitkan pasangan Indonesia, tetapi Leo/Daniel mampu menjaga fokus dan perlahan mengejar ketertinggalan.
Skor kembali imbang pada kedudukan 8-8. Meski tertinggal 10-11 saat interval gim kedua, Leo/Daniel tampil lebih tenang selepas jeda.
Mereka berhasil membalikkan keadaan dan memimpin 16-13 setelah memanfaatkan kesalahan-kesalahan lawan. He Ji Ting/Ren Xiang Yu tetap memberikan perlawanan sengit hingga mendekati akhir pertandingan.
Bahkan saat Leo/Daniel sudah mencapai poin ke-19, pasangan China mampu memperkecil jarak menjadi hanya selisih satu angka. Namun, ketenangan Daniel Marthin menjadi pembeda di momen krusial.
Sebuah smes keras Daniel membawa Leo/Daniel mencapai match point 20-18. Tak lama berselang, pukulan Daniel kembali memastikan kemenangan pasangan Indonesia dengan skor 21-18.
Kebangkitan Leo/Daniel Jadi Sinyal PositifKeberhasilan menembus final Thailand Open 2026 menjadi sinyal positif bagi Leo/Daniel yang kembali dipasangkan musim ini. Sempat dipisah dan bermain dengan pasangan berbeda, chemistry keduanya kini mulai kembali terlihat kuat.
Permainan cepat khas Leo dipadukan dengan power dan ketenangan Daniel menjadi kombinasi yang kembali merepotkan lawan-lawan mereka.
Kemenangan atas pasangan China yang memiliki permainan rapat dan disiplin juga menunjukkan peningkatan mental bertanding Leo/Daniel di laga besar.
Salah satu faktor utama kemenangan Leo/Daniel dalam laga ini adalah keberanian mereka bermain agresif sejak awal. Pasangan Indonesia tidak membiarkan lawan mengembangkan pola permainan reli panjang yang menjadi kekuatan utama duet China.
Selain itu, ketenangan saat poin-poin kritis menjadi pembeda penting, terutama di gim kedua ketika lawan sempat mendekat.
Jika mampu mempertahankan performa seperti ini di final, peluang Leo/Daniel untuk membawa pulang gelar Thailand Open 2026 terbuka sangat besar. (*)





