TANGERANG, KOMPAS.com - Area Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dipadati warga yang datang untuk nongkrong sambil melihat pesawat pada Sabtu (16/5/2026) sore.
Pantauan Kompas.com di lokasi, warga memadati pinggir Jalan Perimeter Utara yang langsung menghadap ke landasan pesawat.
Sejumlah pedagang minuman es, bakso, cilok, hingga sushi berjualan di atas rumput di tepi jalan.
Baca juga: Perlakuan Khusus Sambo di Tangerang, Sapi Kurban Prabowo Seberat 1,1 Ton
Motor pengunjung diparkir di pinggir jalan, sementara warga duduk di atas banner yang disiapkan pedagang. Beberapa pengunjung juga terlihat membawa anak-anak.
Saat pesawat hendak lepas landas atau mendarat, warga langsung mengeluarkan ponsel untuk merekam.
Padahal, di sepanjang kawasan tersebut terdapat plang larangan berhenti.
“Dilarang berhenti di sepanjang perimeter,” demikian tulisan pada plang di lokasi.
Meski begitu, kawasan itu tetap ramai dijadikan tempat nongkrong. Beberapa pedagang bahkan berjualan tepat di samping papan larangan.
Baca juga: Sambo dari Tangerang: Sapi 1,1 Ton yang Dibeli Prabowo untuk Kurban
Saat Kompas.com berada di lokasi, petugas aviation security datang menggunakan mobil patroli dan sepeda motor.
Pedagang langsung merapikan banner dan dagangan mereka ketika melihat lampu rotator kuning kendaraan patroli.
Petugas kemudian meminta warga dan pedagang meninggalkan area yang tidak boleh ditempati.
Mereka diarahkan mundur ke balik pagar besi di sepanjang perimeter.
Kiki (27), salah seorang pedagang, mengatakan kawasan tersebut memang rutin ramai dikunjungi warga, terutama saat akhir pekan dan hari libur.
"Udah setahun di sini, biasalah kalau libur pasti rame. Apalagi besok nih, Minggu, udah pasti tambah rame," kata Kiki saat ditemui Kompas.com di lokasi, Sabtu.
Baca juga: Cerita Rozi Merawat Sambo, Sapi Brangus yang Dilirik Prabowo untuk Kurban di Tangerang