JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai tidak adil jika hakim di Indonesia masih menerima gaji dan fasilitas yang belum layak, padahal mereka memikul tanggung jawab besar dalam memutus perkara.
Politikus Nasdem itu bahkan mengibaratkan tugas hakim sebagai sesuatu yang tak hanya dipertanggungjawabkan di dunia, tetapi juga di akhirat kelak.
“Kalau dilihat sekarang, jelas hakim di Indonesia belum mendapatkan gaji dan fasilitas yang layak. Dan ini saya rasa tidak fair, bagaimana kita memberikan tanggung jawab besar dunia akhirat pada mereka untuk memutus sebuah perkara, namun apresiasinya belum sepadan,” ujar Sahroni saat dihubungi, Sabtu (16/5/2026).
Baca juga: Ahmad Sahroni: Gaji Hakim Tak Layak Bisa Picu Kasus Suap
Menurut Sahroni, kesejahteraan hakim berkaitan langsung dengan kualitas penegakan hukum di Indonesia. Dia menilai gaji yang tidak ideal dapat membuka peluang terjadinya praktik suap di lingkungan peradilan.
“Dari sisi kinerja juga jelas bahwa tidak idealnya gaji hakim dapat berpotensi membuat para hakim menerima suap sehingga jelas merusak tatanan hukum di Indonesia,” kata Sahroni.
Oleh karena itu, Sahroni mendukung peningkatan gaji dan kesejahteraan hakim untuk menjaga integritas lembaga peradilan.
“Jadi kenaikan gaji dan kesejahteraan hakim jelas bisa menjaga kualitas penegakan hukum di Indonesia,” pungkasnya.
Baca juga: Prabowo Klaim Gaji Hakim RI Kini Salip Malaysia: Hakim Junior Naik Hampir 300 Persen
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengeklaim gaji hakim Indonesia kini telah menyalip negara lain di Asia Tenggara, termasuk Malaysia.
“Sekarang di seluruh Asean, kita diakui hakim-hakim kita gajinya sudah lompat, sudah menyalip Malaysia,” kata Prabowo saat peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu.
Prabowo mengatakan pemerintah telah menaikkan gaji hakim sejak tahun lalu, terutama bagi hakim junior.
“Karena itu saya punya kehormatan tahun lalu saya naikin gaji hakim. Hakim yang paling junior saya naikin hampir 300 persen, 280 persen,” ujar dia.
Baca juga: Prabowo Dapat Kabar Kenaikan Gaji Hakim Dipuji Malaysia-Singapura
Menurut Prabowo, gaji hakim junior di Indonesia kini bahkan mencapai dua kali lipat dibandingkan hakim junior di Malaysia.
“Hakim-hakim paling junior kita gajinya sudah dua kali hakim-hakimnya Malaysia,” kata Prabowo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




